NewsTicker

Damaskus: Perjanjian SDF-AS soal Minyak Suriah Batal Secara Hukum

Suriah – Suriah mengecam keras perjanjian yang ditandatangani antara kelompok militan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) pimpinan Kurdi dan sebuah perusahaan minyak Amerika yang bertujuan untuk mencuri minyak negara itu, menekankan bahwa Damaskus menganggap kontrak itu tidak sah dan batal secara hukum.

Pada hari Minggu (02/08), Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Suriah membuat komentar ini dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan oleh kantor berita resmi Suriah SANA, mengatakan bahwa pencurian seperti itu dilakukan di bawah usaha dan dukungan dari Washington.

“Suriah menganggap perjanjian ini batal dan tidak berlaku, dan tidak memiliki efek hokum, sekaligus memperingatkan lagi bahwa tindakan tercela tersebut mengekspresikan pendekatan para milisi klien itu yang telah menerima dijadikan boneka murahan di tangan pendudukan AS,” bunyi pernyataan itu.

Baca: Teroris SDF Dukungan AS Rekrut Paksa Warga di Timur Laut Suriah

Pada hari Kamis, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo selama kesaksiannya kepada Komite Senat Hubungan Luar Negeri mengkonfirmasi untuk pertama kalinya bahwa perusahaan minyak AS akan mulai bekerja di timur laut Suriah yang dikontrol SDF.

“Saya berbicara dengan Jenderal Mazloum [Abdi] kemarin, dengan SDF. Rupanya mereka telah menandatangani kesepakatan dengan perusahaan minyak Amerika untuk memodernisasi ladang minyak di timur laut Suriah. Apakah Anda mendukung itu? ” ujar Senator Lindsay Graham saat bertanya kepada Pompeo selama kesaksian, merujuk pada komandan dari kelompok militan SDF dukungan AS.

“Ya,” balas Pompeo. “Kesepakatan itu memakan waktu sedikit lebih lama, Senator, dari yang kita harapkan, dan sekarang kita dalam implementasi.”

Baca: BBC: Koalisi AS Hanya Ingin “Rampok Ladang Minyak Suriah dan Irak

Namun, tidak jelas perusahaan Amerika mana yang terlibat dalam proyek ilegal itu, atau apakah ada perusahaan lain yang diberikan pengecualian terhadap sanksi minyak AS atas negara Arab itu. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: