NewsTicker

Para Pemimpin Dunia Sampaikan Belasungkawa atas Ledakan Beirut

Para Pemimpin Dunia Sampaikan Belasungkawa atas Ledakan BeirutPara Pemimpin Dunia Sampaikan Belasungkawa atas Ledakan Beirut Foto TKP Pasca Ledakan di Lebanon

Lebanon, ARRAHMAHNEWS.COM Dua Ledakan besar yang mengguncang ibukota Lebanon pada Selasa sore (04/08) waktu setempat mengundang simpati dari berbagai lapisan masyarakat dunia, termasuk para pemimpin beberapa negara Arab maupun non-Arab yang segera menyampaikan ungkapan belasungkawa kepada pemimpin dan rakyat Lebanon atas bencana tak terduga yang menelan puluhan korban tewas dan ribuan korban terluka ini.

Dari Suriah Presiden Bashar Al-Assad menyampaikan ucapan belasungkawa yang tulus kepada timpalannya dari Lebanon, Michel Aoun dan untuk seluruh rakyat Lebanon, mendoakan krisis tragis ini segera teratasi.

BACA JUGA:

“Atas nama saya dan atas nama rakyat Suriah, kami sampaikan belasungkawa kami kepada Anda dan rakyat Lebanon dengan belasungkawa yang tulus,” ungkap Assad sebagaimana dikutip Al-Mayadeen, menambahkan, “Kami semua yakin bahwa Anda dapat mengatasi dampak dari kecelakaan tragis ini.”

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan bahwa Prancis sedang dalam proses pengiriman bantuan ke Libanon.

“Prancis berdampingan dengan Lebanon. Selalu,” tulis Macron di halaman twitternya. “Bantuan dan sumber daya Perancis saat ini sedang dalam perjalanan.”

Kantor Macron mengatakan bahwa IA juga telah menelepon Presiden Libanon Michel Aoun untuk menyatakan dukungan Prancis bagi rakyat Lebanon.

Sementara itu, Emir Qatar dalam panggilan telepon kepada Presiden Lebanon menyatakan kesiapannya untuk menempatkan semua kemampuan Qatar guna embantu Lebanon.

Dari Mesir, Sheikh Al-Azhar, Dr. Ahmed Al-Tayeb juga mengungkapkan duka atas korban ledakan Pelabuhan Beirut.

BACA JUGA:

Dari Iran Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif juga mengungkapkan bela sungkawa, dengan mengatakan, “Hati kami bersama rakyat Lebanon dalam bencana besar ini.”

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi juga mengungkapkan belasungkawa dengan pernyataan, “Ledakan di pelabuhan Beirut san

gat disayangkan dan kami mengikuti beritanya dengan sangat sedih”.

Dari Yaman, Kementerian Kesehatan pemerintahan Sanaa menyatakan, “Kami berdiri dalam solidaritas dengan rakyat dan saudara kami di Lebanon”.

Sementara Menteri Luar Negeri Prancis dalam pernyataannya menyebut Prancis siap membantu dengan cara apa pun yang dianggap perlu oleh pemerintah Lebanon setelah pemboman Beirut

Dari UEA, Bangunan tertinggi di dunia, Burj Khalifa menampilkan gambar bendera Libanon sebagai bentuk solidaritas dengan rakyatnya setelah ledakan pelabuhan Beirut yang mengerikan.

Menurut Al-Mayadeen kerajaan Arab Saudi juga turut menyampaikan belasungkawa dengan menyatakan, “Kami berdiri dalam solidaritas dengan saudara kami rakyat Lebanon atas dampak ledakan Beirut.”

Dua ledakan besar mengguncang ibukota Lebanon, Beirut, Selasa (04/08) pada pukul 18.00 sore waktu setempat, melukai sejumlah besar orang, mengguncang gedung-gedung dan mengepulkan gumpalan asap besar ke angkasa.

Media Libanon dan masyarakat di sosial media menampilkan foto-foto para korban yang terperangkap di bawah puing-puing, banyak diantaranya berlumuran darah, setelah ledakan besar yang terjadi di daerah pelabuhan itu.

BACA JUGA:

Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan bahwa ledakan itu disebabkan oleh kebakaran di sebuah gudang di Pelabuhan Beirut.

Al-Manar dengan mengutip Menteri Kesehatan Lebanon mengatakan bahwa Korban tewas akibat ledakan di Pelabuhan Beirut kini meningkat melebihi 50, sedang korban luka-luka melebihi 2.750 orang. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: