NewsTicker

Laskar Solo Serbu Rumah Habib Segaf Saat Ikuti Doa Pernikahan, 3 Orang Dilarikan ke RS

Laskar Solo Serbu Rumah Habib Segaf Saat Ikuti Doa Pernikahan, 3 Orang Dilarikan ke RS Penyerangan Solo

Solo, ARRAHMAHNEWS.COM Aksi penyerbuan anarkis di kediaman almarhum habib Segaf Al-Jufri pada Sabtu sore (08/08) kemarin, kembali menyoroti kota Solo sebagai salah satu dari 12 daerah yang masuk zona merah penyebaran radikalisme dan terorisme di Indonesia. Sejumlah kasus teror yang terjadi di berbagai daerah dilakukan oleh orang-orang yang berasal dari kota dimana banyak organisasi penganut paham radikal berkembang pesat disana.

Kelompok laskar menyerbu kediaman almarhum habib Segaf Al-Jufri yang bertempat di Metrodanan, Kec Pasar Kliwon, pada sekitar pukul 17.45. Tidak hanya penyerbuan, laskar ini juga melakukan tindak penganiayaan terhadap keluarga almarhum yaitu habib Umar Assegaf.

BACA JUGA:

Aksi anarkis dilancarkan saat pihak keluarga setelah melaksanakan acara midodareni (Do’a sebelum acara pernikahan) yang diikuti hanya sekitar 20 orang.

Laskar ini melakukan penyerangan dan bahkan melakukan tindakan kekerasan serta penganiayaan terhadap beberapa anggota keluarga, dan yang lebih miris lagi mereka melakukan pemukulan pihak kepolisian, informasi yang kami liput dari lapangan bahwa Kapolresta Surakarta termasuk salah satu korban pemukulan.

Hingga pagi ini kondisi di lapangan sudah redam, namun tindakan intoleransi seperti ini adalah sebuah kejahatan yang tidak dapat dibiarkan khususnya oleh pihak kepolisian dan pemerintah, mereka adalah kelompok-kelompok yang ingin membuat keributan dan kekacauan di negeri ini.

BACA JUGA:

Anggota kelompok ini juga melakukan tindakan yang dapat menyebabkan nyawa orang melayang, mereka mencegat kendaraan sepeda motor habib Husin dan Umar yang membonceng anaknya dengan cara dijatuhkan dan bahkan mereka mengeroyok dan memukul kepala korban dengan batu, muka dipukuli, perut di injak-injak hingga sekujur tubuh korban memar lebam biru.

Kelompok laskar ini juga melakukan aksi brutal dengan merusak tiga mobil undangan.

Tiga korban pasca dianiaya dilarikan ke rumah sakit Kustati Solo, namun akhirnya pihak keluarga memindahkan tiga korban tersebut ke rumah sakit Indrayati, hingga saat ini kondisi korban mengalami trauma berat. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: