NewsTicker

Ledakan di Beirut, Lebih dari 60 Orang Masih Dinyatakan Hilang

Ledakan di Beirut, Lebih dari 60 Orang Masih Dinyatakan Hilang Kondisi Pelabuhan Beirut Pasca Ledakan

Beirut, ARRAHMAHNEWS.COM Empat hari setelah ledakan besar mengguncang ibu kota Beirut, lebih dari 60 orang masih hilang, sementara korban tewas mencapai 154 orang dan melukai hampir 6.000 lainnya.

“Jumlah korban tewas 154, termasuk 25 orang yang belum diidentifikasi,” kata pejabat itu kepada kantor berita AFP. “Selain itu, kami memiliki laporan bahwa lebih dari 60 orang masih hilang”.

BACA JUGA:

Menteri Kesehatan Hamad Hasan mengatakan pada hari Jumat bahwa setidaknya 120 dari 6.000 orang yang terluka pada hari Selasa berada dalam kondisi kritis.

Sementara itu, konferensi video donor yang diselenggarakan oleh Prancis dan PBB untuk mengumpulkan bantuan bagi ibu kota Lebanon yang hancur akan diadakan pada hari Minggu pukul 1200 GMT, kantor presiden Prancis mengumumkan pada hari Sabtu.

Presiden AS Donald Trump telah mengumumkan pada hari Jumat bahwa dia akan ikut ambil bagian, dengan mengatakan “semua orang ingin membantu!”.

BACA JUGA:

“Kami akan melakukan panggilan konferensi pada hari Minggu bersama Presiden Macron, para pemimpin Lebanon, dan para pemimpin dari berbagai belahan dunia lainnya”, tambah Trump.

Para pejabat mengatakan pengiriman besar amonium nitrat, bahan kimia dasar untuk pupuk dan bahan peledak, telah mendekam selama bertahun-tahun di gudang pelabuhan dan entah bagaimana terbakar, yang menyebabkan ledakan besar.

Pada hari Jumat, Jaksa Agung Lebanon Hakim Ghassan El-Khoury memerintahkan penangkapan tiga pejabat senior di Pelabuhan Beirut.

Pejabat yang ditangkap termasuk Direktur Jenderal Bea Cukai Badri Daher, mantan Direktur Bea Cukai Chafic Merhi dan Direktur Jenderal Pelabuhan Beirut Hassan Koraytem. (ARN)

SumberA: Almanar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: