NewsTicker

Israel Berencana Bangun Lebih dari 1000 Unit Baru Pemukiman Ilegal di Yerusalem

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM – Media Palestina dalam sebuah laporannya memperingatkan tentang rencana rezim Israel untuk membangun ratusan unit pemukim ilegal baru di wilayah E1 yang strategis dan sensitif di wilayah pendudukan Tepi Barat, Yerusalem Timur al-Quds.

Pusat Informasi Palestina melaporkan pada Minggu (09/08) bahwa Biro Nasional untuk Mempertahankan Tanah dan Menolak Pemukiman dari Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) dalam sebuah laporan baru-baru ini mengutuk rencana rezim Tel Aviv yang berencana membangun lebih dari 1.000 unit pemukim baru di wilayah tersebut,.

Laporan itu mengatakan bahwa proyek itu akan menghabiskan sepenuhnya beberapa lingkungan Palestina dengan unit pemukim dan memblokir kemungkinan perluasan perkotaan di masa depan.

Baca: Rezim Israel Setujui Pembangunan 2.342 Unit Pemukiman Ilegal di Tepi Barat

Pernyataan itu menambahkan bahwa proyek Israel akan menghubungkan semua permukiman ilegal di wilayah timur dan di luar perbatasan kota Israel di Yerusalem al-Quds dengan permukiman di dalam batas kota Moshe Leon dan mengubah desa dan distrik Palestina di daerah ini menjadi daerah yang terkepung, (layaknya Gaza).

“Rencana tersebut bertujuan untuk memperluas skema Yudaiisasi rezim Israel di Yerusalem al-Quds dan rencananya untuk mencaplok sebagian besar wilayah Palestina yang diduduki,” bunyi laporan itu.

Dalam beberapa bulan terakhir, para pejabat Palestina mengutuk eksploitasi Israel atas pandemi virus korona untuk memperluas kegiatan pembangunan permukiman ilegalnya, dengan mengatakan rezim Tel Aviv bertujuan untuk lebih menguasai kota suci Yerusalem al-Quds yang diduduki. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: