NewsTicker

Iran Peringatkan Anggota DK PBB agar Tak Jatuh Dalam Jebakan AS

Iran Peringatkan Anggota DK PBB agar Tak Jatuh Dalam Jebakan AS Sidang Dewan Keamanan PBB

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mencatat bahwa AS berusaha untuk melemahkan Dewan Keamanan PBB dengan rancangan resolusi tentang perpanjangan embargo senjata terhadap Iran.

“Mengenai perpanjangan embargo senjata Iran, saya harus mengatakan bahwa masalah ini merupakan ancaman terhadap Dewan Keamanan PBB dimana AS berusaha melemahkan badan tersebut dan mengambil kendali,” kata Seyyed Abbas Mousavi dalam konferensi pers mingguannya, Senin (10/08).

BACA JUGA:

“Anggota DK PBB harus berhati-hati agar tidak jatuh ke dalam jebakan AS,” ujarnya seraya menambahkan, “Dengan kewaspadaan yang ada pada para pemimpin negara merdeka dan pembicaraan yang telah kami selenggarakan, kami berharap ini akan menjadi kekalahan lagi bagi AS”.

Menurut Resolusi 2231, embargo senjata PBB terhadap Iran akan berakhir pada 18 Oktober. AS akan menawarkan rancangan resolusi perpanjangan embargo senjata dalam sidang DK PBB pada hari Selasa.

China dan Rusia telah dengan jelas mengumumkan bahwa mereka akan memveto resolusi semacam itu. Bagaimanapun media Foreign Policy yang menyoroti soal kebijakan luar negeri AS mengatakan bahwa Washington bahkan mungkin gagal menarik 9 suara yang diperlukan untuk mengesahkan resolusi tersebut.

BACA JUGA:

Amerika Serikat telah memulai upaya untuk memperpanjang embargo sebagai kelanjutan dari tindakan anti-Irannya. Washington juga mengancam akan menggunakan mekanisme ‘snapback’ dari JCPOA jika DK PBB menolak resolusi tersebut. Ini sementara Washington sendiri telah menyatakan mundur dari kesepakatan itu, dan berarti secara hukum tidak bisa memicu mekanisme tersebut.

Di tempat lain, ketika ditanya tentang posisi Kementerian Luar Negeri tentang kepergian Brian Hook, Mousavi mengatakan penggantian ini tidak penting bagi Iran. “Itu wajar bagi mereka untuk mengganti pasukan mereka setelah merasa kalah. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: