NewsTicker

BIADAB! Israel Tutup Perbatasan untuk Semua Barang ke Jalur Gaza

BIADAB! Israel Tutup Perbatasan untuk Semua Barang ke Jalur Gaza Truk Barang

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Israel menutup perlintasan perbatasan Jalur Gaza yang merupakan jalan masuk bagi sebagian besar impor ke wilayah yang dikepung Tel Aviv itu, sebagai tindakan hukuman terhadap dugaan peluncuran “Balon pembakar” yang dilepaskan dari kantong Palestina itu ke wilayah pendudukan.

Penyeberangan Kerem Shalom ditutup pada Selasa setelah Israel meluncurkan sedikitnya empat putaran serangan udara dan darat terhadap wilayah itu dengan dalih yang sama.

BACA JUGA:

Reuters melaporkan bahwa sebelum menutup perbatasan, rezim zionis mengklaim ada lebih dari 30 kebakaran telah terjadi di perbatasan Gaza dengan wilayah pendudukan sebagai akibat dari peluncuran balon-balon tersebut.

“Penyeberangan Kerem Shalom akan ditutup untuk pengiriman semua barang, dengan pengecualian masuknya peralatan kemanusiaan penting dan bahan bakar,” kata Kementerian Urusan Militer Israel dalam sebuah pernyataan.

Pejabat Palestina mengatakan bahwa penutupan tersebut terutama berdampak pada material konstruksi.

Tel Aviv mengepung Gaza pada 2007 setelah gerakan perlawanan Palestina Hamas naik ke tampuk kekuasaan di sana. Sejak itu, daerah kantong tersebut hanya bisa menerima kebutuhan pokoknya melalui Kerem Shalom serta dua penyeberangan lainnya, termasuk satu dengan Mesir, yang dikontrol ketat oleh Kairo.

BACA JUGA:

Senin lalu, rezim Zionis melancarkan serangkaian serangan udara di Gaza, menuduh Hamas menerbangkan balon api ke wilayah pendudukan.

Rezim yang sama mengulangi serangan pada hari Kamis dan Senin ini. Pengeboman udara ditambah oleh rentetan tembakan tank yang menargetkan wilayah itu pada hari Minggu.

Hamas, yang telah membela Gaza dari serangan berulang semacam itu, menyebut peningkatan kekerasan Israel sebagai “Pesan eskalasi dan agresi” dan upaya rezim Israel “Untuk mengekspor krisis internalnya ke jalur itu”. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: