Fokus

Mantan Menhan Iran: Ledakan Beirut 100 Persen Ulah Israel

Mantan Menhan Iran: Ledakan Beirut 100 Persen Ulah Israel
Mantan Menhan Iran, Hossein Dehghan

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM Mantan Menteri Pertahanan Iran yang saat ini menjabat sebagai penasihat militer Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei mengatakan bahwa ledakan mematikan baru-baru ini di Beirut adalah “100 persen pekerjaan Israel” yang dimaksudkan untuk mengadu domba bangsa Lebanon melawan Hizbullah dan melucuti senjata gerakan perlawanan.

Dalam wawancara dengan TV Phoenix China yang disiarkan pada hari Minggu (16/08), Hossein Dehqan menekankan bahwa tidak ada yang bisa diharapkan dari rezim Tel Aviv selain kejahatan.

BACA JUGA:

Saat ditanya tentang ledakan 4 Agustus di Beirut, Dehghan menjawab, “Saya pikir apa yang terjadi adalah 100 persen pekerjaan Israel” karena menargetkan stok makanan.

“Apa pesannya ketika anda menghancurkan garis kehidupan sebuah negara yang dilanda krisis, yang negara itu sudah memiliki masalah dalam hal ini, kecuali untuk memberi tekanan pada rakyat guna menciptakan ruang untuk tujuan lain? Menurut saya, ini 100 persen pekerjaan Israel,” tambahnya.

Dehqan juga mengatakan bahwa ketika Israel melakukan sesuatu, mereka dengan cepat mengarang cerita untuk mengalihkan perhatian darinya.

BACA JUGA:

“Misalnya, dikatakan bahwa Hizbullah dan perlawanan adalah penyebab dari semua masalah bangsa Lebanon dan bahwa bahan peledak ini milik mereka. Padahal bangsa Lebanon menganggap Hizbullah sebagai bagian dari diri mereka sendiri dan Hizbullah melayani kepentingan keamanan mereka. Hizbullah tidak pernah bertindak melawan rakyat Lebanon,” katanya.

Ia lebih lanjut mengatakan bahwa tujuan Israel adalah “untuk memprovokasi bangsa Lebanon melawan Hizbullah dan akhirnya melucuti senjatanya.”

Hampir 180 orang sejauh ini dipastikan telah kehilangan nyawa mereka, sementara lebih dari 6.000 lainnya terluka dalam ledakan dahsyat yang meluluh-lantakkan pelabuhan Beirut.

BACA JUGA:

Ledakan itu terjadi di gudang pelabuhan Beirut yang menyimpan bahan yang sangat eksplosif, khususnya amonium nitrat, yang biasa digunakan dalam pupuk dan bom.

Ledakan itu adalah salah satu ledakan non-nuklir terbesar yang pernah ada di dunia, meratakan sebagian besar pelabuhan strategis bagi bangsa Lebanon itu, dan meninggalkan gedung-gedung dalam kehancuran. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: