NewsTicker

Memalukan! UEA Hidupkan Kembali Industri Senjata dan Bursa Saham Israel

Memalukan! UEA Hidupkan Kembali Industri Senjata dan Bursa Saham Israel Tera Group

Israel, ARRAHMAHNEWS.COM Israel mengintensifkan langkah-langkah untuk menggairahkan ekonomi dari perjanjian normalisasi dengan UEA. Perusahaan-perusahaan Israel mulai menuai hasil melalui kesepakatan dengan perusahaan Emirat, dan industri senjata Israel adalah penerima manfaat pertama dari perjanjian normalisasi dengan UEA.

Ini terjadi pada saat forum ekonomi di Tel Aviv mengandalkan peran normalisasi dengan UEA dalam memberi perusahaan Israel lebih banyak peluang untuk berintegrasi ke pasar UEA.

BACA JUGA:

Mungkin reaksi Bursa Efek Tel Aviv adalah contoh paling kongkrit dari geliat optimisme di “Israel”, di mana saham Israel mencatatkan kenaikan yang jelas pada hari kerja pertama setelah pengumuman kesepakatan.

Surat kabar ekonomi “Calcalist” dalam sebuah laporan menulis saham perusahaan Israel yang beroperasi di pasar UEA membukukan kenaikan besar, khususnya “Elbit” untuk militer dan pertahanan, yang sahamnya naik 3,4%.

Saluran televisi Israel “12” mengungkapkan bahwa sebuah perusahaan Israel akan menandatangani perjanjian untuk menjual produknya di UEA. Menurut saluran tersebut, perusahaan “Bo and Po”, yang memproduksi koleksi kebugaran, akan menandatangani perjanjian dengan perusahaan Emirat yang akan mendistribusikan produknya ke UEA.

Laporan itu juga menunjukkan bahwa komunikasi antara kedua perusahaan dimulai secara diam-diam melalui pihak ketiga, dan mencatat bahwa pengumuman perjanjian normalisasi antara Abu Dhabi dan “Israel” membuka jalan bagi penandatanganan perjanjian.

BACA JUGA:

Surat kabar Hayom juga memberitakan bahwa dua perusahaan dari UEA dan “Israel” telah menandatangani kesepakatan untuk mengembangkan sampel pemeriksaan lanjutan untuk mendeteksi virus Corona, sehingga hasil pemeriksaan akan dapat diperoleh dalam waktu yang cepat. Perjanjian tersebut ditandatangani antara “Apex National Investment” Emirat dan Perusahaan “TeraGroup” Israel.

Surat kabar Jerman, Handelsblatt, edisi Senin, mengatakan bahwa 200 perusahaan Isarel telah dan masih beroperasi di UEA sebelum perjanjian normalisasi dengan entitas Zionis.

Surat kabar Jerman juga menegaskan bahwa volume ekspor Israel ke negara-negara Teluk Persia sekitar satu miliar dolar dalam empat tahun terakhir, menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Tony Blair Institute for Global Change pada 2018. Ini melebihi dari ekspor Israel ke Jepang atau Rusia dan setidaknya dua pertiga ekspor ke Jerman. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: