Headline News

Presiden Lebanon Bantah Laporan Media soal Pembicaraan Damai dengan Israel

Presiden Lebanon Bantah Laporan Media soal Pembicaraan Damai dengan Israel
Presiden Lebanon, Michel Aoun

Lebanon, ARRAHMAHNEWS.COM Presiden Lebanon, Michel Aoun menolak laporan yang ramai diberitakan mainstream media bahwa dirinya terbuka untuk pembicaraan perdamaian dengan Israel. Presiden Lebanon itu menegaskan bahwa ia justru mengatakan bahwa kesepakatan damai dengan Israel tidak akan bisa dibangun karena ada banyak masalah.

“Saya tidak mengatakan ada kesepakatan damai dengan Israel. Ada banyak masalah, termasuk adanya tanah Lebanon yang diduduki dan perbatasan darat dan laut yang tidak disepakati, selain masalah Palestina dan keberadaan pengungsi Palestina di Lebanon,” ujarnya dalam unggahan twitter yang menolak berbagai pemberitaan.

BACA JUGA:

Sebelumnya berbagai media mendistorsi ucapan Aoun saat diwawancara televisi Perancis BFM soal kemungkinan perdamaian dengan Israel.

 

“Tanggal perdamaian tidak dapat ditentukan dan terkait dengan perkembangan peristiwa, serta selama pendudukan Israel atas tanah Lebanon berlanjut, dan masalah lain tidak diselesaikan, maka perdamaian tidak dapat dibangun dengan Israel,” ujar Aoun kala itu, yang kemudian diberitakan sebagai pesan tersirat yang menunjukkan ia siap berdamai dengan Israel.

Kabar miring tentang sikap Aoun yang kemudian menjadi ramai karena ia dikenal sebagai sekutu Hizbullah, musuh utama dan paling mengganggu bagi Israel, membuat Presiden Lebanon itu angkat bicara untuk memberi klarifikasi pemberitaan yang merusak citranya tersebut.

BACA JUGA:

Mengenai hubungan dengan Hizbullah, Presiden Aoun mengindikasikan bahwa ia membuat kesepahaman dengan partai tersebut sejak tahun 2005, dan setelah perang Israel pada tahun 2006, ia menegaskan bahwa sudah menjadi kewajibannya untuk mendukung partai ini.

“Saya orang Lebanon dan bukan Israel, dan partai ini (Hizbullah) adalah partai Lebanon. Kami bisa saja tidak setuju dengan Hizbullah tentang beberapa masalah internal, tetapi ketika Israel bermaksud untuk menduduki sebagian Lebanon dan membunuh Hizbullah Lebanon di tanah Lebanon, setiap warga Lebanon harus berdiri di samping partai ini untuk melawan para penyerang,” tegasnya. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: