NewsTicker

Fatah, Hamas Kompak Kecam Normalisasi UEA-Israel

Fatah, Hamas Kompak Kecam Normalisasi UEA-Israel Demo di Palestina

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Kelompok politik utama Palestina, Fatah dan Hamas, pada hari Rabu (19/08) mengecam kesepakatan UEA-Israel sebagai “tikaman di punggung” dan penghapusan perjuangan [Palestina].

Ratusan warga Palestina menghadiri unjuk rasa besar-besaran di mana tokoh-tokoh dari dua kelompok utama itu menegaskan kembali penentangan mereka terhadap langkah UEA untuk menormalisasi hubungan dengan Israel.

BACA JUGA:

Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh mengatakan “langkah Emirat adalah tikaman yang menyakitkan dan pelanggaran mencolok dari Prakarsa Perdamaian Arab”.

Ia menunjukkan bahwa Palestina masih menghadapi tantangan untuk mencapai persatuan, dengan mengatakan bahwa “perlawanan Palestina adalah alat bersama untuk melawan pendudukan [Israel].”

Pada hari Selasa, Presiden Mahmoud Abbas bertemu dengan perwakilan kelompok-kelompok Palestina di Ramallah untuk membahas dampak dari perjanjian UEA-Israel.

Hassan Yousef, seorang pemimpin Hamas terkemuka di Tepi Barat yang diduduki, mengatakan bahwa bangsa Palestina tidak akan mengizinkan siapa pun untuk melanggar hak, tanah, dan situs suci mereka.

BACA JUGA:

Wasel Abu Yousef, anggota komite eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina, menegaskan bahwa rakyat Palestina akan selalu menolak setiap kesepakatan yang merampas hak mereka.

“Langkah UEA baru-baru ini melukai perjuangan rakyat kita, ini adalah langkah pengkhianatan yang mengkhianati tujuan dan situs suci kita.”

Kesepakatan antara Israel dan UEA diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump minggu lalu.

Kesepakatan itu menjadikan UEA sebagai negara Teluk pertama dan negara Arab ketiga, setelah Mesir dan Yordania, yang menjalin hubungan diplomatik penuh dengan Israel. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: