NewsTicker

Rouhani: Bukan Lagi anggota JCPOA, AS Tak Berhak Picu Snapback

Rouhani: Bukan Lagi anggota JCPOA, AS Tak Berhak Picu Snapback Presiden Iran, Hassan Rouhani

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan bahwa dikarenakan pemerintah AS tidak lagi menjadi pihak dalam kesepakatan nuklir Iran 2015, maka mereka tidak memiliki hak untuk memicu mekanisme snapback untuk mengembalikan sanksi PBB terhadap Teheran.

Berbicara pada sidang kabinet pada hari Rabu (19/08), Rouhani mengatakan bahwa upaya baru AS untuk menggunakan mekanisme Resolusi DK PBB 2231 untuk merusak Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) pasti akan gagal.

BACA JUGA:

AS saat ini tidak menandatangani JCPOA dan tidak dapat memicu mekanisme snapback, tegasnya, seraya mengatakan bahwa semua pihak JCPOA telah mengutuk tawaran AS yang memaksa itu.

Presiden Rouhani mengatakan bahwa pemerintahannya dengan penuh semangat menentang AS, menekankan bahwa baik pemerintahan kejam di Gedung Putih maupun sanksi (atas Iran) tidak akan ada yang permanen.

“Sanksi itu akan hancur dan berakhir. Dengan perlawanan kita, kita membuat mereka (AS) menyadari bahwa mereka telah melakukan kesalahan. Gedung Putih juga menyadari bahwa mereka melakukan kesalahan. Tapi mereka terperosok di jalan yang terlanjur mereka tempuh dan sulit bagi mereka untuk menemukan jalan keluar,” katanya.

Presiden lebih lanjut memuji 11 anggota DK PBB yang menolak memberikan suara untuk mendukung resolusi yang diprakarsai AS itu.

BACA JUGA:

Dengan memuji dua negara sahabat Rusia dan China karena memberikan suara menentang resolusi AS, Presiden Rouhani mengatakan bahwa kini AS telah menjadi terisolasi di dunia.

Komentar itu muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan dia bermaksud memicu apa yang disebut snapback dari sanksi PBB yang telah diberlakukan terhadap Iran sebelum penandatanganan kesepakatan nuklir.

“Kami akan melakukan snapback,” katanya kepada wartawan. “Anda akan menontonnya minggu depan.” (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: