NewsTicker

Houthi: Kehadiran Militer AS di Irak Pelanggaran Berat Hukum Internasional

Houthi: Kehadiran Militer AS di Irak Pelanggaran Berat Hukum Internasional Militer Amerika di Irak

Irak, ARRAHMAHNEWS.COM Pemimpin gerakan Houthi Ansarullah Yaman mengatakan bahwa kehadiran militer AS di Irak merupakan pelanggaran regulasi internasional.

Berbicara dalam pidato yang disiarkan langsung dari ibu kota, Sana’a, pada Kamis malam (20/08), Abdul-Malik al-Houthi mengecam penempatan pasukan AS ke Irak sebagai “ilegal”, mengatakan, “Kehadiran (militer) Amerika Serikat di Irak adalah sebuah pelanggaran berat terhadap hukum internasional serta kedaulatan negara”.

BACA JUGA:

Sentimen anti-AS telah meningkat di Irak sejak pembunuhan komandan anti-teror Iran Letnan Jenderal Qassem Soleimani, komandan Pasukan Quds dari Korps Pengawal Revolusi Islam Iran, dan rekan Iraknya Abu Mahdi al-Muhandis, wakil kepala Unit Mobilisasi Populer atau yang lebih dikenal dengan nama Arabnya Hashd al-Sha’abi, serta rekan-rekan mereka dalam serangan udara drone AS yang diperintahkan oleh Trump di dekat Bandara Internasional Baghdad pada 3 Januari.

Dua hari setelah pembunuhan mengerikan itu, anggota parlemen Irak menyetujui RUU yang menuntut penarikan semua pasukan militer asing yang dipimpin oleh Amerika Serikat dari negara itu.

AS menanggapi langkah tersebut dengan mengancam sanksi yang melumpuhkan negara Arab itu.

Di bagian lain dalam sambutannya, pemimpin gerakan Ansarullah Yaman itu menggambarkan krisis ekonomi yang semakin dalam di Lebanon sebagai “hasil dari siasat lanjutan yang dibuat oleh musuh-musuh negara itu.

BACA JUGA:

Krisis di Lebanon diperparah dengan sanksi AS dan sekutunya, yang telah menyebabkan pound Lebanon kehilangan lebih dari 80 persen nilainya.

Dengan pemerintah AS menutup ketat aliran greenback ke Lebanon, pengunjuk rasa telah berulang kali menyerang bank dan membakar mereka di Beirut dan kota-kota lain setelah mereka kehabisan uang tunai di hadapan pelanggan yang ingin mengubah simpanan mereka menjadi dolar. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: