Headline News

Sekutu-sekutu Utama Tolak Upaya AS Paksakan Snapback atas Iran

Mike Pompeo

Amerika Serikat, ARRAHMAHNEWS.COM – Sekutu-sekutu paling utama AS di Barat menolak untuk mengikuti langkah AS yang ingin memaksakan mekanisme snapback untuk mengembalikan semua sanksi PBB terhadap Iran.

Reuters melaporkan pada hari Kamis (20/08) bahwa Inggris, Prancis, dan Jerman mengatakan bahwa mereka tidak dapat mendukung langkah AS tersebut, menggambarkan tindakan itu tidak sesuai dengan upaya untuk mendukung kesepakatan nuklir Iran.

BACA JUGA:

Ketiganya mengumumkan posisi mereka dalam sebuah pernyataan sebagai tanggapan atas dorongan ilegal AS untuk menggunakan mekanisme dalam kesepakatan nuklir yang akan mengembalikan semua sanksi PBB terhadap Republik Islam, yang resolusi terkaitnya dibatalkan setelah kesepakatan itu disepakati.

Kesepakatan nuklir ini dibuat antara Republik Islam dan kelompok negara P5+1 yaitu AS, Inggris, Prancis, Rusia, dan China plus Jerman, di Wina pada Juli 2015.

AS meninggalkan perjanjian, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), pada Mei 2018. Langkah tersebut, secara lebih luas, melanggar Resolusi Dewan Keamanan PBB 2231 yang mendukung JCPOA.

Dalam rangka untuk memberikan alasan yang seolah masuk akal untuk serangan yang mereka lancarkan terhadap JCPOA, termasuk upaya snapback sanksi, Washington telah secara seenaknya mengklaim bahwa mereka masih “disebutkan” sebagai anggota JCPOA dalam Resolusi 2231.

BACA JUGA:

Menanggapi reaksi pasif dari Eropa, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo masih memuji upaya anti-Iran AS dengan mengatakan, “Tidak ada negara selain Amerika Serikat yang memiliki keberanian dan keyakinan untuk mengajukan resolusi”.

Selain penolakan sekutu-sekutu baratnya, Amerika Serikat juga mendapat pukulan dari misi China di PBB yang mengingatkan bahwa Washington sendirilah yang telah membahayakan semua hak kontraknya berdasarkan kesepakatan nuklir.

Utusan China tersebut mengatakan dalam sebuah cuitan twitternya bahwa semua surat yang diberikan Pompeo kepada PBB guna memicu modul snapback tidak memenuhi syarat untuk tujuan yang tertulis di dalamnya.

Sebelum mengalami penghinaan di Hari Kamis kemarin, Washington juga dikalahkan di Dewan Keamanan dalam upaya sebelumnya untuk mencegah berakhirnya embargo senjata terhadap Iran yang akan berakhir pada bulan Oktober di bawah JCPOA.

Meski demikian, dalam pernyataan Eropa, mereka juga mendesak Iran “untuk membalikkan semua tindakan yang tidak sesuai dengan komitmen nuklirnya dan kembali ke kepatuhan penuh tanpa penundaan”.

Mei lalu, Republik Islam mulai melakukan tindakan balasan bertahap terhadap penarikan AS dari perjanjian nuklir dan penolakan kesepakatan mitra Eropa untuk mempertahankan bisnis mereka dengan Iran karena takut terkena sanksi Amerika. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: