NewsTicker

Ribuan Warga Israel Geruduk Rumah Netanyahu dan Tuntut Pengunduran Dirinya

Demo Warga Israel di Rumah Netanyahu

Israel, ARRAHMAHNEWS.COM Ribuan warga Israel berkumpul di luar kediaman resmi perdana menteri pada hari Sabtu (22/08) untuk melaksanakan protes atas kepemimpinan Benjamin Netanyahu, dimana protes kali ini menandai momentum demonstrasi selama satu musim panas penuh terhadap sang Perdana Menteri.

Para pengunjuk rasa ingin Netanyahu melepaskan jabatannya saat ia diadili atas tuduhan korupsi. Ketidak becusan pemerintah dalam menangani krisis virus korona setelah relatif sukses pada tahap awal juga memicu unjuk rasa.

BACA JUGA:

Protes hari Sabtu itu dilakukan menjelang tenggat waktu Selasa di mana pemerintah koalisi harus menyetujui rencana anggaran atau memicu pemilihan baru yang akan menjadi pemilihan yang keempat hanya dalam waktu satu tahun.

Mengabaikan saran polisi untuk rute alternatif, para pengunjuk rasa berbaris dari beberapa bagian Yerusalem melalui jalan utama mencoba mencapai kediaman Netanyahu di Balfour Street.

Di luar kediaman, mereka mengangkat balon raksasa yang menggambarkan kepala Netanyahu dan saingannya yang berubah menjadi mitra koalisinya Benny Gantz dari partai Biru dan Putih, mengibarkan bendera Israel dan bendera hitam salah satu gerakan protes akar rumput.

Sebuah plakat bertuliskan “Balfour ada di tangan kita,” mengacu pada alamat tempat tinggal Netanyahu. Plakat-plakat lain meminta Netanyahu untuk mundur dan sebuah plakat menggambarkannya sebagai “Menteri Kejahatan”.

Pekan lalu, Netanyahu mengumumkan kesepakatan yang ditengahi AS untuk menormalisasi hubungan dengan Uni Emirat Arab, menjadikan UEA sebagai negara Arab ketiga yang menjalin hubungan penuh dengan Israel. Tapi terobosan bersejarah ini tidak membantu menenangkan demonstrasi terhadapnya.

BACA JUGA:

Netanyahu menolak seruan untuk mundur saat ia diadili dan mengklaim protes yang berlangsung adalah pekerjaan kaum kiri dan media.

Israel tampaknya menahan pandemi pada fase pertama musim semi lalu, tetapi pembukaan kembali ekonomi yang terlalu cepat menyebabkan lonjakan kasus. Lebih dari 100.000 orang Israel telah dites positif terkena virus ini. Pandemi telah menyebabkan angka pengangguran mencapai lebih dari 20%.

Netanyahu didakwa tahun lalu dengan penyuapan, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan dalam tiga investigasi korupsi yang sudah berjalan lama. Pada Januari, persidangan akan beralih ke tahap saksi dengan tiga sesi dalam seminggu. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: