NewsTicker

China terkait Snapback: Uniteralisme AS Tak Laku dan Penindasannya Pasti Gagal

China, ARRAHMAHNEWS.COM – China dengan keras menolak langkah Washington yang meskipun telah keluar dari kesepakatan nuklir 2015 dengan Teheran, memaksa untuk memicu apa yang disebut mekanisme snapback dan mengembalikan sanksi PBB terhadap Iran, mengatakan unilateralisme pemerintah AS tidak populer dan aksi penindasannya pasti akan gagal.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian membuat pernyataan itu pada konferensi pers rutinnya di Beijing pada hari Senin (25/08), saat mengomentari permintaan baru-baru ini oleh AS ke Dewan Keamanan PBB untuk memulihkan semua sanksi PBB terkait nuklir terhadap Republik Islam.

Baca: Sekutu-sekutu Utama Tolak Upaya AS Paksakan Snapback atas Iran

“Penarikan sepihak AS dari Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) berarti telah melepaskan haknya sebagai peserta JCPOA. Oleh karena itu, tidak memenuhi syarat untuk meminta peluncuran mekanisme snapback untuk mengembalikan sanksi terhadap Iran,” kata Zhao kepada wartawan.

“Fakta bahwa 13 negara anggota Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa telah mengirim surat bersama untuk menentang langkah AS (juga) mencerminkan posisi sebagian besar anggota Dewan Keamanan PBB dan konsensus luas komunitas internasional. Ini sekali lagi menunjukkan bahwa unilateralisme tidak populer, dan penindasan tidak akan berhasil,” tambahnya.

Menggarisbawahi bahwa penyelesaian masalah nuklir Iran bergantung pada dialog dan bukan sanksi, pejabat China itu berkata, “Kami berharap pihak AS dapat mendengarkan suara sebagian besar anggota komunitas internasional dan kembali ke jalur yang benar dalam melaksanakan JCPOA dan resolusi Dewan Keamanan.” (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: