Ketegangan Meningkat, Turki-Yunani Batal Gelar Latihan Militer Bersama

Ketegangan Meningkat, Turki-Yunani Batal Gelar Latihan Militer Bersama
Latihan Militer Turki

Turki, ARRAHMAHNEWS.COM Ankara mengatakan bahwa Turki telah melakukan latihan militer dengan kapal perusak Angkatan Laut AS di Mediterania timur, di tengah perselisihan dengan Yunani mengenai batas-batas maritim dan hak atas sumber energi lepas pantai. Sementara saingannya, Yunani, juga menggelar latihan militer terkait alasan yang sama.

“Fregat Turki TCG Barbaros dan TCG Burgazada telah melakukan pelatihan maritim dengan kapal perusak Amerika USS Winston S. Churchill di Mediterania timur pada 26 Agustus,” kata Kementerian Pertahanan Turki dalam sebuah cuitan twitter pada hari Rabu (26/08).

BACA JUGA:

Kementerian juga merilis foto dua kapal perang Turki dan kapal perang lainnya yang mengibarkan bendera Turki dan AS, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut atau menunjukkan  di mana latihan itu dilakukan.

Sementara itu, saingan Turki, Yunani, melancarkan latihan militer selama tiga hari dengan Prancis, Italia, dan Siprus di daerah selatan pulau Kreta di Mediterania.

Sesama anggota NATO, Yunani dan Turki berselisih mengenai berbagai masalah, termasuk perbatasan laut. Ketegangan meningkat di antara keduanya sejak Ankara melanjutkan pekerjaan eksplorasi energi di daerah yang disengketakan di Mediterania timur pada 10 Agustus.

BACA JUGA:

Sebelumnya pada hari Rabu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan negaranya tidak akan menyerah kepada “apa yang menjadi haknya” di Laut Mediterania, memperingatkan Yunani agar tidak membuat kesalahan yang akan membuka jalan ke “kehancuran”.

Yunani dan Turki hampir berperang pada tahun 1974 atas Siprus, yang sejak itu telah terpecah, dengan sepertiga bagian utara dijalankan oleh pemerintahan Siprus Turki yang hanya diakui oleh Turki dan dua pertiga bagian selatan diperintah oleh pemerintah Siprus Yunani yang diakui secara internasional. (ARN)

About Arrahmahnews 30608 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.