NewsTicker

Uni Antar-Parlemen Arab Kecam Serangan Tanpa Henti Turki ke Warga Sipil Suriah

Uni Antar-Parlemen Arab Kecam Serangan Tanpa Henti Turki ke Warga Sipil Suriah Militer. Turki

Yordania, ARRAHMAHNEWS.COM Uni Antar-Parlemen Arab (AIPU) mengutuk keras praktik tidak manusiawi dan serangan tanpa henti oleh pasukan militer Turki dan sekutu mereka terhadap orang-orang Suriah di bagian utara negara yang dilanda perang itu.

“AIPU mengikuti dengan keprihatinan besar tindakan tidak manusiawi yang dilakukan oleh Turki dan kelompok teroris terkait terhadap orang-orang Suriah, dan serangan terus-menerus mereka di tanah Suriah dengan dalih palsu yang hanya mengekspos keinginan mereka untuk agresi militer yang terang-terangan dan tidak dapat dibenarkan,” ungkap AIPU dalam pernyataan yang dirilis pada hari Kamis (27/08).

BACA JUGA:

AIPU kemudian meminta pemerintah Ankara untuk “menghormati hak-hak tetangga dan hubungan yang mengikat Turki dengan dunia Arab. AIPU menggarisbawahi bahwa praktik semacam itu tidak akan menumbuhkan stabilitas di kawasan, melainkan akan memicu lebih banyak konflik”.

Ia meminta komunitas internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk segera campur tangan dan mengakhiri pelanggaran yang dilakukan oleh pasukan Turki dan militan sekutunya terhadap orang-orang Suriah dan wilayah Suriah.

AIPU juga meminta “dewan dan parlemen Arab untuk mengeluarkan pernyataan yang menolak serangan oleh pihak atau negara manapun di negara Arab manapun”.

BACA JUGA:

AIPU juga menggarisbawahi “dukungan penuh mereka untuk negara saudara Suriah karena sudah mempertahankan kedaulatan dan bangsanya,” mencatat bahwa mereka yakin Damaskus dapat dengan baik mempertahankan kedaulatan dan wilayah Suriah.

AIPU adalah organisasi Arab yang terdiri dari kelompok-kelompok parlementer yang mewakili parlemen Arab. Organisasi ini didirikan setelah Perang Arab-Israel 1973 dan di tengah suasana solidaritas Arab, yang mendorong kerja sama Arab melalui institusi politik, profesional dan lainnya. Serikat itu berbasis di ibu kota Yordania, Amman. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: