NewsTicker

Iran Tolak Gugatan AS untuk Sita Asetnya di Jerman

Iran Tolak Gugatan AS untuk Sita Asetnya di Jerman Iran Central Bank

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM Bank Sentral Iran (CBI) menolak gugatan yang diajukan di Amerika Serikat untuk memaksa penyedia keuangan Eropa untuk mentransfer aset Iran ke AS, mengatakan langkah itu pasti akan gagal sebagaimana semua upaya hukum serupa Amerika yang justru berakhir menguntungkan Iran.

Amir Hossein Tayyebi Fard, yang menjabat sebagai wakil hukum gubernur CBI, mengatakan pada hari Sabtu bahwa Iran secara serius menangani kasus untuk mencegah potensi penyitaan hampir 1,7 miliar dolar sekuritas milik Iran dan dipegang oleh Clearstream, sebuah perusahaan yang berbasis di Luksemburg yang adalah anak perusahaan dari operator bursa saham Jerman, Deutsche Boerse.

BACA JUGA:

“CBI sedang mempertimbangkan prosedur hukum yang diperlukan untuk pencairan dana tersebut yang berjumlah 1,7 miliar dolar,” kata Tayyebi Fard, menambahkan, “Masalah ini terkait dengan sekuritas milik CBI yang masih berada di lembaga Clearstream dan tidak ada hubungannya dengan Jerman.”

Deutsche Boerse mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka akan mengambil langkah-langkah untuk mengalahkan gugatan yang diajukan di pengadilan New York yang berusaha meminta Clearstream untuk menyerahkan aset. Perusahaan menganggap klaim oleh kreditor di AS ini tidak berdasar.

BACA JUGA:

Tayyebi Fard mengatakan bahwa Amerika Serikat telah gagal dalam hampir semua tindakan hukum yang diambilnya dalam beberapa tahun terakhir untuk menargetkan dana CBI di Eropa, termasuk kasus terpisah di Luksemburg untuk menyita dana Iran dengan klaim untuk membayar dugaan korban terorisme di AS.

Pejabat itu mengatakan bahwa alasan kegagalan berulang seperti itu adalah fakta bahwa pengadilan Eropa telah mengakui kemandirian finansial CBI, sebuah fakta yang ia katakan telah disebutkan dengan jelas dalam beberapa putusan yang dikeluarkan untuk mendukung Iran dan bertentangan dengan keinginan penggugat, yaitu AS. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: