NewsTicker

Mundurnya Direktur Anggaran Kemenkeu Israel Sinyal Bobroknya Pemerintahan Netanyahu

Mundurnya Direktur Anggaran Kemenkeu Israel Sinyal Bobroknya Pemerintahan Netanyahu Shaul Meridor

Israel, ARRAHMAHNEWS.COM Pengunduran diri Direktur anggaran Kementerian Keuangan Israel, Shaul Meridor, adalah bukti tambahan dari perilaku sembrono kementerian di bawah Menteri Keuangan Yisrael Katz, dan lebih umum, dari populisme berbahaya yang telah tumbuh seperti rumput liar di bawah Perdana Menteri Zionis Benjamin Netanyahu.

“Anda tidak memungkinkan saya dan banyak pegawai sipil lainnya di departemen Kementerian Keuangan dan kementerian pemerintah lainnya untuk melakukan apa yang kami tahu bagaimana melakukannya,” tulis Meridor kepada Katz.

BACA JUGA:

Ia keberatan bahwa “proses pengambilan keputusan telah dicirikan oleh keputusan yang dipengaruhi oleh kepentingan jangka pendek yang sempit, tidak relevan, serta pembungkaman profesional, penghinaan terang-terangan terhadap pekerjaan staf profesional, bertindak kurang perhitungan dan sikap kasar terhadap anggaran peraturan dan peralatan”.

Katz telah menjalankan perbendaharaan entitas Zionis seperti seseorang yang menggunakan uang miliknya daripada seseorang yang bertanggung jawab atas dompet publik. Langkah terbaru yang ia ambil adalah,  menambahkan 3,3 miliar dolar ke anggaran lanjutan, kemudian membuat pengeluaran tambahan dalam kerangka anggaran darurat, melewati garis merah secara terang-terangan sehingga Meridor tidak mau menerimanya.

Perilaku boros ini mengirim ‘Israel’ ke 35 tahun yang lalu, ke hari-hari gelap sebelum Rencana Stabilisasi Ekonomi tahun 1985.

BACA JUGA:

Pengunduran diri Meridor, dan terutama pernyataan kerasnya dalam surat pengunduran dirinya, seharusnya memicu peringatan diantara semua Zionis, karena merekalah yang kemungkinan besar akan membayar harga mahal dari kecerobohan ini.

Katz tidak cocok menjadi menteri keuangan. Dan Netanyahu telah membuktikan sekali lagi bahwa dia tidak cocok untuk menjadi perdana menteri. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: