NewsTicker

Plt PM Lebanon Terima Kunjungan Kepala Biro Politik Hamas

Lebanon, ARRAHMAHNEWS.COM – Pelaksana tugas Perdana Menteri Lebanon, Hassan Diab, pada Rabu sore (02/09) menerima kunjungan Kepala Biro Politik Partai Hamas Dr. Ismail Haniyeh yang didampingi delegasi Hamas di Grand Serail.

Seusai pertemuan, Haniyeh berkata, “Kami dengan senang hati, dalam kapasitas kami sebagai pemimpin Gerakan Perlawanan Islam, mengunjungi negara saudara kami Lebanon. Pertemuan dengan Perdana Menteri Dr. Hassan Diab berlangsung positif dan mencerminkan sifat hubungan historis dan menentukan antara masyarakat Lebanon dan Palestina.”

Haniyeh mengatakan bahwa ia memberi tahu Hassan Diab tentang tentang pertemuannya dengan faksi-faksi Palestina kemarin, dan mengungkapkan terima kasih kepada Negara Lebanon karena telah menjadi tuan rumah pertemuan ini.

Baca: Video Kunjungan Kedua Macron ke Lebanon Pasca Ledakan Beirut

Kepala Hamas juga menyuarakan solidaritas Palestina dengan Lebanon dan rakyat Lebanon setelah ledakan Pelabuhan Beirut, berharap mereka yang terluka segera pulih seperti sedia kala.

“Lebanon selalu mampu mengatasi kesulitan dan tantangan seperti ini,” katanya sebagaimana dikutip Al-Manar.

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh bersama Ketua Gerakan Hamas di Luar Negeri Maher Salah, Kepala Biro Hubungan Arab dan Islam Hamas Izzat Al-Rishq, dan Kepala Kantor Hubungan Nasional Hamas Hussam Badran, tiba di Beirut, ibu kota Lebanon pada Selasa malam (01/09) untuk menghadiri konferensi faksi Palestina.

Baca: Dubes Beirut untuk Jerman Ditunjuk Jadi PM Baru Lebanon

Delegasi Hamas tersebut disambut baik oleh Duta Besar Palestina Untuk Lebanon Ashraf Dabour, Mantan Anggota Parlemen Hassan Hoballah, Perwakilan Hamas di Lebanon Ahmad Abdul Hadi, Anggota Biro Hubungan Arab dan Islam Hamas Osama Hamdan, serta sejumlah tokoh Hamas di Lebanon lainnya.

Kedatangan Haniyeh ke Lebanon dijadwalkan untuk menghadiri konferensi video yang diadakan oleh para sekretaris jenderal faksi Palestina. Konferensi yang akan dihelat secara bersamaan di Beirut dan Ramallah tersebut bertujuan untuk menyatukan serta memperkuat front internal barisan Palestina.

Kedatangan Haniyeh menjadi bantahan kuat terhadap kabar yang sebelumnya sempat beredar mengenai penolakan pemerintah Lebanon untuk menjadi tuan rumah konferensi ini. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: