NewsTicker

Vanessa Beely: Peran White Helmets Akan Digantikan Kartel Perdagangan Manusia

Vanessa Beely: Peran White Helmets Akan Digantikan Kartel Perdagangan Manusia White Helmets di Suriah

Suriah, ARRAHMAHNEWS.COM Seorang jurnalis yang menyelidiki dengan cermat kegiatan kriminal White Helmets, yang telah dikerahkan ke Suriah oleh Barat, mengatakan kelompok itu akan digantikan dengan anggota kartel internasional yang masih didukung Barat yang menghasilkan uang dari perdagangan manusia dan organ.

White Helmets akan dibuang karena sebagian besar telah dipermalukan secara efektif,” kata wartawan investigasi Australia Vanessa Beely kepada Press TV dari ibu kota Suriah, Damaskus, dan menambahkan “konsensus publik” juga telah datang untuk memverifikasi ini sekarang.

BACA JUGA:

Kelompok tersebut terlibat berbagai pelanggaran, termasuk bekerja dengan militan Takfiri di Suriah dan melakukan serangan kimia palsu yang disalahkan pada Damaskus sebagai alasan bagi sekutu Barat untuk menyerang Suriah. Fund for Research of Problems of Democracy, sebuah LSM Rusia, bahkan menemukan bahwa White Helmets terpaksa membunuh wanita dan anak-anak untuk mencoba dan menuduh Damaskus melakukan pembantaian.

Pada Juli 2008, militer Israel mengatakan telah mengevakuasi sekitar 800 anggota kelompok tersebut ke wilayah pendudukan atas permintaan Amerika Serikat, kemudian dievakuasi ke berbagai negara Eropa dan Kanada, saat Suriah dan Rusia mencurigai aktivitas kelompok tersebut dan mulai mendekatinya.

Organisasi Violet

Beely mengatakan kelompok yang seharusnya menggantikan White Helmets sekarang dikenal sebagai Organisasi Violet alias Violet Syria.

“Violets bekerja bersama White Helmets, dan mereka juga bekerja di wilayah yang secara eksklusif diatur oleh kelompok bersenjata yang didominasi oleh al-Qaeda,” katanya.

“Violet adalah bagian dari kartel yang mengambil untung dari perdagangan manusia, dari perdagangan organ,” tambahnya.

Untuk menyempurnakan pernyataannya, Beely mengatakan Organisasi Violet menerima dukungannya dari banyak badan internasional yang telah terlibat di masa lalu dalam pelecehan pengungsi.

BACA JUGA:

“Apa yang saya lihat adalah dukungan kelompok ini dari organisasi yang memiliki, katakanlah, sejarah pelecehan pengungsi dan eksploitasi seksual, dan itu termasuk organisasi seperti Oxfam, seperti Mercicur, bahkan UNICEF, Save the Children,” katanya.

“Semua organisasi ini, komite penyelamat internasional, memiliki sejarah pernah terlibat dalam penyalahgunaan dan pelanggaran kekuasaan mereka, ketika merawat orang-orang terlantar dari negara-negara yang berperang,” kata Beely.

Beely juga menyinggung negara-negara yang berfungsi sebagai pendukung keuangan jaringan bantuan dan penyelamat internasional terkemuka. Negara-negara itulah, yang sebenarnya memicu kekerasan yang didukung asing yang telah melanda Suriah sejak 2011, katanya, merujuk pada Amerika Serikat dan banyak sekutu Barat dan regionalnya. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: