NewsTicker

UE Tegaskan Bela ICC Lawan Sanksi Washington atas Para Jaksa Kasus Kejahatan AS di Afghanistan

Uni Eropa, ARRAHMAHNEWS.COM – Uni Eropa mengatakan akan membela Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) setelah Washington memberikan sanksi kepada jaksa tinggi pengadilan yang berbasis di Den Haag itu, karena memaksa menyelidiki apakah pasukan Amerika melakukan kejahatan perang di Afghanistan.

Peter Stano, juru bicara kepala diplomatik Uni Eropa Josep Borrell, mengatakan kepada wartawan pada Hari Kamis (03/09) bahwa blok itu menentang upaya untuk melemahkan pengadilan permanen dunia untuk kejahatan perang itu.

“Pengadilan Pidana Internasional menghadapi tantangan eksternal yang terus-menerus dan Uni Eropa berdiri teguh melawan semua upaya untuk merusak sistem peradilan pidana internasional dengan menghalangi kerja lembaga intinya,” kata Stano.

Baca: Tak Sejalan, Inggris Dukung ICC Selidiki Kejahatan Militer AS di Aghanistan

“Kami berkomitmen untuk memperkuat dukungan kami kepada ICC karena ini adalah faktor kunci dalam memerangi impunitas. Kami mendukung ICC dan kami tidak senang melihat langkah-langkah yang bertentangan dengan aktivitas ICC,” tambahnya.

Amerika Serikat pada hari Rabu menjatuhkan sanksi terhadap jaksa ICC Fatou Bensouda atas penyelidikannya tentang apakah pasukan Amerika melakukan kejahatan perang di Afghanistan, kata Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo.

Baca: Pompeo Ancam ICC Jika Tetap Selidiki Kejahatan Perang Israel

Pompeo mengatakan bahwa Phakiso Mochochoko, kepala Divisi Yurisdiksi, Komplementaritas dan Kerjasama ICC, juga telah masuk daftar hitam di bawah sanksi yang disahkan oleh Presiden Donald Trump pada bulan Juni yang memungkinkan pembekuan aset dan larangan perjalanan bagi mereka.

Departemen Luar Negeri AS juga membatasi penerbitan visa bagi individu yang menurut Pompeo terlibat dalam upaya pengadilan untuk menyelidiki personel AS, meskipun dia tidak menyebutkan nama mereka yang terkena pembatasan tersebut. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: