NewsTicker

Iran-Rusia Tekankan Kelanjutan Kerja Sama Nuklir

Rusia, ARRAHMAHNEWS.COM – Iran dan Rusia menegaskan perjanjian untuk melanjutkan kerja sama nuklir mereka meskipun ada sanksi dan intimidasi dari Amerika Serikat.

Duta Besar Iran untuk Rusia Kazem Jalali dan Wakil Direktur Jenderal Urusan Internasional Rosatom Nikolai Spassky, bertemu dan mengadakan pembicaraan di Moskow pada hari Sabtu (05/09). Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak meninjau perkembangan terbaru dalam kerja sama nuklir bilateral dan membahas masalah yang ada.

Mereka menekankan kelanjutan pertemuan dan kerja sama kedua negara dalam menghadapi tekanan AS terhadap kesepakatan nuklir yang dikenal dengan JCPOA. Iran dan Rusia memiliki kerjasama yang luas di bidang nuklir, termasuk pembangunan tahap pertama Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr dengan kapasitas 1.000MW. Mereka juga memiliki kerja sama di bidang produksi isotop stabil.

Baca: Iran: Pencabutan Sanksi Jalan Satu-satunya Selamatkan JCPOA

Rusia juga bekerja sama dengan Iran untuk membangun dua lagi reaktor 1.000 megawatt di tahap kedua Pembangkit Listrik Bushehr.

JCPOA ditandatangani antara Iran dan lima anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (Rusia, China, Prancis, Inggris, dan AS) ditambah Jerman.

Pada Mei 2018, Washington menarik diri dari kesepakatan yang didukung DK PBB.

Baca: Lavrov: Upaya AS Berlakukan Kembali Sanksi atas Iran Pasti Gagal

Setelah kesepakatan ditandatangani, Iran dan Rusia mulai membangun blok kedua dan ketiga Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: