NewsTicker

PLO: Trump Korbankan Palestina demi Ambisi Terpilih Kembali

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM – Sekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) mengatakan bahwa Presiden AS Donald Trump telah menjadikan bangsa Palestina sebagai “korban” dari ambisinya untuk terpilih kembali, setelah Serbia memindahkan kedutaannya ke Yerusalem al-Quds menyusul kesepakatan yang ditengahi Washington.

Pada hari Jumat, Trump mengumumkan bahwa AS telah menengahi perjanjian antara Serbia dan Kosovo, dua musuh bebuyutan Balkan, dua dekade setelah mereka melalui perang berdarah.

Namun, dari kesepakatan itu, keluar pula dua keputusan tak terduga. Serbia mengatakan akan merelokasi kedutaannya dari Tel Aviv ke wilayah pendudukan Yerusalem al-Quds, sekitar tiga tahun setelah Washington, dalam langkah yang sangat provokatif, mengakui kota itu sebagai “ibu kota” Israel.

Baca: Haniyeh: Rezim Israel Tak Miliki Masa Depan di Wilayah Palestina

Kosovo yang penduduknya mayoritas Muslim, pada bagiannya, juga berjanji akan mengakui rezim pendudukan, menambahkan bahwa mereka juga akan mendirikan misi diplomatiknya di Yerusalem al-Quds setelah mengakui Israel.

Langkah itu dilakukan disaat Kosovo berusaha keras untuk lebih melegitimasi deklarasi kemerdekaan dan kenegaraan tahun 2008.

Palestina telah menjadi korban ambisi pemilihan Presiden Trump, yang timnya akan mengambil tindakan apa pun, tidak peduli seberapa merusak hal itu bagi perdamaian … agar terpilih kembali dalam pemilihan” pada buan November,” ujar Saeb Erekat dalam cuitannya pada hari Jumat.

Baca: Analis: Trump Hanya Melayani Kepentingan Israel di Timur Tengah

Komentarnya itu dibuat beberapa jam setelah Kosovo dan Serbia mengumumkan, menunjukkan bahwa mereka lebih mendukung prospek terpilihnya kembali Trump dalam dua bulan mendatang, sambil mengorbankan Palestina dan perjuangannya. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: