NewsTicker

Liga Arab Kecam Serbia-Kosovo tapi Bungkam soal Normalisasi UEA-Israel

Image processed by CodeCarvings Piczard ### FREE Community Edition ### on 2019-10-12 16:45:54Z | http://piczard.com | http://codecarvings.com

Mesir, ARRAHMAHNEWS.COM – Liga Arab mengecam pemindahan kedubes Serbia di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem dan pengakuan kedaulatan Kosovo atas rezim Zionist itu namun masih bungkam terkait normalisasi UEA-Israel yang sudah terjadi sebelumnya.

Sekretaris Jenderal Liga Arab mengecam keputusan kontroversial Serbia dan Kosovo baru-baru ini pasca mereka mencapai kesepakatan ekonomi dengan dukungan dari Amerika Serikat, menyebutnya batal demi hokum.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (05/09), Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul Gheit mengatakan bahwa langkah oleh dua rival Balkan itu bertentangan dengan keputusan PBB, hukum internasional, dan resolusi Dewan Keamanan yang melarang negara-negara memindahkan kedutaan mereka ke Yerusalem al-Quds karena itu adalah wilayah pendudukan.

Baca: Dalam 3 hingga 5 Bulan UEA segera Buka Kedubes di Israel

Resolusi Dewan Keamanan PBB 478, yang diadopsi pada 20 Agustus 1980, melarang negara-negara mendirikan misi diplomatik di Yerusalem al-Quds.

Aboul Gheit menekankan posisi Liga Arab tegas menganggap Yerusalem al-Quds sebagai salah satu masalah penting yang akan dinegosiasikan antara Palestina dan Israel.

Ia berpendapat bahwa mengabaikan keputusan internasional dan mendahului hasil negosiasi adalah salah dan ilegal, dan sangat menghalangi peluang untuk mencapai perdamaian yang nyata berdasarkan apa yang disebut solusi dua negara di sepanjang perbatasan sebelum tahun 1967.

Baca: Fatah: Bahrain Dukung Normalisasi, Mereka Musuh Umat

Bagaimanapun, terkait normalisasi UEA-Israel, Liga Arab yang Emirat merupakan salah satu anggotanya belum mengeluarkan pernyataan resmi, permintaan Otoritas Palestina (PA) untuk mengadakan rapat darurat mengenai hal ini bahkan di veto oleh Bahrain, yang mengindikasikan keinginan Bahrain menyusul normalisasi. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: