Eropa

Rusia-Suriah Raih Kesepakatan 40 Proyek Baru

Suriah, ARRAHMAHNEWS.COM – Wakil Perdana Menteri Rusia Yuri Borisov, dalam konferensi pers bersama pada hari Senin (07/09) dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dan mitranya dari Suriah Walid al-Muallem di ibu kota negara itu, mengkonfirmasi bahwa Suriah dan Rusia memiliki hubungan diplomatik di berbagai bidang dan pekerjaan sedang dilakukan untuk memperkuat hubungan tersebut, menunjukkan bahwa delegasi Rusia mengadakan pembicaraan konstruktif dengan Perdana Menteri Suriah yang baru, Hussein Arnous.

“Moskow telah menyerahkan kepada Damaskus pada bulan Juli lalu, sebuah proyek Rusia untuk memperluas perdagangan dan kerjasama ekonomi antara kedua negara, menunjukkan bahwa perjanjian baru antara Suriah dan Rusia mencakup lebih dari 40 proyek baru dalam rekonstruksi sektor energi, sejumlah pembangkit listrik tenaga air dan ekstraksi minyak dari laut,” ujar Borisov.

Baca: Delegasi Rusia Tiba di Suriah Bahas Kerjasama di Berbagai Bidang

Wakil Perdana Menteri Rusia itu juga mengindikasikan bahwa “kontrak kerja sama telah ditandatangani dimana sebuah perusahaan Rusia akan mengeksplorasi dan mengekstraksi minyak dan gas di lepas pantai Suriah,” mengungkapkan harapannya untuk “menandatangani perjanjian perdagangan dengan pemerintah Suriah selama kunjungan berikutnya ke Damaskus. Desember mendatang. ”

Pejabat Rusia tersebut mengindikasikan bahwa “sebagian besar wilayah yang kaya minyak dan gas masih berada di luar kendali pemerintah Suriah, yang mencegahnya dari perdagangan minyak, mengingat bahwa itu adalah sumber pendapatan yang penting. Hal yang sama juga berlaku untuk lahan pertanian, dimana akibatnya Suriah yang dulu mengekspor biji-bijian, kini mereka mengimpornya.”

Baca: Rusia Terbangkan 7 Pesawat Kargo ke Suriah, Mungkin Pengiriman Senjata Besar-besaran

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan, “Kunjungan delegasi Rusia difokuskan pada cakrawala kerja sama untuk mengembangkan hubungan antara kedua negara sehubungan dengan perkembangan baru di kawasan, menyampaikan bahwa delegasinya berdiskusi dengan Presiden Al-Assad mengenai situasi saat ini di Suriah.

Lavrov juga menyampaikan bahwa pihak-pihak asing tidak suka dengan perkembangan positif di Suriah dan kekuatan-kekuatan asing ini kini mencoba mencekik rakyat Suriah.” (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: