NewsTicker

Sejak Maret 2015, Arab Saudi Bunuh 3.468 Anak-anak Yaman

YAMAN, ARRAHMAHNEWS.COM – Hampir 3.500 anak tewas di Yaman sejak 2015, ketika koalisi militer pimpinan Saudi memulai perang yang menghancurkan, kelompok hak asasi manusia menyatakan.

Dalam sebuah laporan, yang disiarkan oleh jaringan televisi Yaman, Al-Masirah, Pusat Hak Asasi Manusia Yaman mengatakan pada hari Senin bahwa sekitar 7.200 anak Yaman terbunuh atau terluka dalam perang yang dilancarkan Saudi dan sekutunya.

Dari anak-anak naas ini, 3.468 orang tewas, lanjut laporan itu, yang berjudul “Masa Kecil dengan Warna Darah dan Bau Kematian” (Childhood with the Color of Blood and the Smell of Death).

Baca:

Mengutip laporan Kementerian Kesehatan Yaman dan media pemerintah, pusat tersebut menambahkan bahwa 91 persen dari yang tewas adalah mereka yang kehilangan nyawa dalam serangan udara tanpa henti oleh Saudi dan koalisinya.

Didukung secara militer oleh AS, Inggris, dan beberapa negara Barat lainnya, Arab Saudi dan sejumlah sekutu regionalnya melancarkan perang dahsyat di Yaman pada Maret 2015 untuk menumpas gerakan revolusi yang telah menggulingkan rezim yang menjadi kaki tangan Amerika dan Arab Saudi.

Pusat Hak Asasi Manusia Yaman lebih lanjut mengatakan pada hari Senin bahwa sekitar 5.500.000 anak-berisiko tertular penyakit karena kekurangan gizi dan kekurangan layanan kesehatan.

Akhir tahun lalu, kementerian kesehatan Yaman memperingatkan bahwa sekitar tiga juta anak di bawah usia lima tahun menderita kekurangan gizi, 400.000 di antaranya menderita kekurangan gizi parah dan berisiko meninggal setiap sepuluh menit jika mereka tidak menerima perawatan medis yang sesuai.

BacaLavrov: Perang Lawan Terorisme akan Terus Berlanjut di Suriah

Lebih dari setengah rumah sakit dan klinik Yaman telah dihancurkan atau ditutup selama perang pada saat Yaman sangat membutuhkan pasokan medis untuk melawan pandemi COVID-19.

Setidaknya 80 persen dari 28 juta penduduk juga bergantung pada bantuan untuk bertahan hidup, bahkan PBB menyebutnya sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: