NewsTicker

Tak Main-main, Iran Usir Drone-drone AS dari Area Latihan Zulfiqar 99

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM – Juru Bicara ‘Latihan Militer Zulfiqar 99’ Iran, Laksamana Muda Shahram Irani, mengumumkan bahwa Angkatan Udara Iran telah memperingatkan drone-drone trans-regional untuk meninggalkan area latihan militer yang sedang berlangsung.

“Mulai kemarin, setelah pengumuman dimulainya ‘latihan militer Zulfiqar 99’, Angkatan Pertahanan Udara memperingatkan semua drone asing yang terbang di dekat lokasi latihan untuk meninggalkan area latihan Zulfiqar,” kata Shahram Irani, menambahkan, ” sejak saat itu, kami telah menyaksikan perubahan nyata dalam aktivitas drone-drone Amerika. “

“Dengan patroli angkatan laut dan pengawasan terus menerus di area perairan tempat latihan itu berlangsung, unit Angkatan Udara dan Angkatan Laut militer Iran, termasuk pesawat P3F, F-27 dan drone-drone pengintai, telah memperingatkan unit trans-regional untuk meninggalkan area latihan Zulfiqar,” tambahnya.

Baca: Iran Gelar Latihan Perang Besar-besaran ‘Zulfiqar’ di Selat Hormuz

Menyatakan bahwa selama latihan mereka menyaksikan aktivitas berbeda dari drone-drone Amerika yang terfokus untuk mengumpulkan informasi dari area latihan, Irani berkata, “Aktivitas ini ditemukan oleh sistem pengenalan sinyal militer, dan drone-drone tersebut telah diperingatkan oleh pertahanan udara.”

“Mereka terpaksa meninggalkan daerah itu setelah melihat tingkat kesiapan pengawasan, identifikasi dan sistem pertahanan Militer Iran,” tambahnya.

Latihan tiga hari, dengan nama Zolfaqar-99 itu, dimulai pada hari ini, Kamis (09/09) di bawah komando basis militer Zulfiqar, dengan pengamatan dari Pangkalan Pertahanan Udara Khatam al-Anbiya yang juga hadir disana.

Latihan tersebut mencakup area seluas dua juta kilometer persegi di perairan timur Selat Hormuz, pantai Makran, Laut Oman dan Samudra Utara India hingga 10 derajat ke utara.

Unit Angkatan Udara dan Darat Iran akan berkontribusi pada manuver, di mana strategi taktis ofensif dan defensif akan dibuat sejalan dengan agenda negara untuk melindungi perairan teritorial dan rute akses maritim.

Selama latihan militer, Angkatan Bersenjata akan menguji berbagai sistem pertahanan buatan sendiri, termasuk drone, torpedo, rudal jelajah permukaan-ke-permukaan dan pantai-ke-laut, rudal permukaan-ke-udara dan rudal udara-ke-permukaan. dan peluncur roket yang dimuat di kapal. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: