NewsTicker

IMN: Kesehatan Sheikh Zakzaky Terus Memburuk di Penjara Nigeria

Nigeria, ARRAHMAHNEWS.COM – Gerakan Islam di Nigeria (IMN) menyatakan keprihatinan tentang kondisi kesehatan ulama Sheikh Ibrahim Zakzaky dan istrinya yang terus memburuk di dalam tahanan ilegal pemerintah Nigeria, menuntut “pembebasan tanpa syarat” mereka dari penjara.

Forum Akademik, yang merupakan cabang dari IMN dan berfokus pada kemajuan gerakan intelektual, budaya dan peradaban, mengangkat keprihatinan baru pada hari Sabtu (12/09) atas memburuknya kesehatan pemimpin berusia 67 tahun itu dan istrinya, Zinat, di penjara, di barat laut negara bagian Kaduna di Nigeria.

Kelompok tersebut mengatakan informasi yang berhasil mereka dapat mengungkapkan bahwa peluru yang bersarang di tengkorak dan tubuh Zakzazy selama bentrokan Desember 2015 dengan tentara Nigeria mengancam nyawanya.

Baca: IMN: Sheikh Ibrahim Zakzaky Diracun dalam Penjara Nigeria

“Informasi yang kami terima mengungkapkan bahwa kondisi kesehatan Sheikh Ibrahim Zakzaky dan istrinya Malama Zinat Ibrahim memburuk secara serius,” kata juru bicara Forum Akademik Abdullahi Muhammad Musa.

“Keprihatinan kami atas kesehatan yang memburuk dari Sheikh Zakzaky semakin meningkat, karena orang dengan kondisi kritis ini tidak seharusnya tetap dalam penahanan. Bagaimana mungkin dia akan terus berada di penjara dengan pecahan peluru yang menyebabkan lebih banyak kerusakan pada situasi yang sudah memburuk. Bukan tidak mungkin ada beberapa motif jahat di balik pemaksaan rezim untuk menahannya di penjara yang sangat padat di Kaduna. Bagaimana lagi tindakan keji rezim ini bisa dijelaskan,” tambahnya.

Juru bicara kelompok itu mengatakan bahwa pemerintah Nigeria telah mencegah dokter memberikan bantuan medis kepada ulama Muslim top tersebut, menambahkan bahwa tim dokter India yang datang ke Nigeria untuk penyelidikan dan peninjauan kasus Zakzaky tidak diizinkan untuk mengunjunginya.

Baca: Tim Medis Didampingi Komisi HAM Berhasil Dapatkan Akses Kunjungi Sheikh Zakzaky

“Ambil contoh perjalanan yang dibatalkan ke India. Sejak awal, setelah izin perjalanan diberikan oleh pengadilan, pemerintah bergerak untuk menggagalkannya… Tim dokter yang datang ke Nigeria untuk penyelidikan dan peninjauan kasusnya ditolak aksesnya. Sebaliknya mereka diganti dengan dokter asing yang sangat tidak biasa yang bertindak dengan cara yang menyebabkan syekh dan istrinya menjadi curiga, ”kata Musa.

Zakzaky telah ditahan sejak Desember 2015 setelah kediamannya di kota Zaria diserang oleh pasukan Nigeria, di mana ia dipukuli dan kehilangan penglihatan di mata kirinya.

Selama penangkapan brutal tersebut, tiga putranya juga tewas, istrinya menderita luka serius, dan lebih dari 300 jamaahnya kehilangan nyawa.

Baca: Analis Politik: Rezim Nigeria Berupaya Bunuh Sheikh Zakzaky Pelan-pelan

Zakzaky didakwa pada April 2018 dengan tuduhan-tuduhan palsu dimana semuanya ditolak dengan keras oleh sang Sheikh, dimana kemudian pengadilan juga membuktikan bahwa ia tak bersalah.

Pada tahun 2018 itu juga, pengadilan tinggi federal Nigeria memerintahkan pembebasan tanpa syarat Zakzaky dari penjara setelah persidangan, tetapi pemerintah sejauh ini menolak untuk memenuhi putusan pengadilan untuk membebaskannya.

Anggota IMN mengatakan bahwa pemerintah Nigeria telah menutup telinga terhadap semua protes yang menyerukan pembebasan ulama top tersebut. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: