NewsTicker

Israel Paksa Dua Bersaudara Palestina Hancurkan Rumah Mereka Sendiri

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM – Otoritas Israel telah memaksa dua saudara Palestina untuk merobohkan rumah mereka sendiri di wilayah pendudukan Yerusalem al-Quds. Media lokal di Palestina melaporkan hal ini.

Palestinian Information Center (Pusat Informasi Palestina), dengan mengutip sumber pada hari Minggu (13/09) melaporkan bahwa pihak berwenang Israel membuat dua bersaudara warga Palestina, Mohamed dan Mustafa al-Salayma, tidak punya pilihan selain menghancurkan gedung apartemen dua lantai mereka di kota Silwan, lingkungan yang didominasi orang Palestina di pinggiran Kota Tua Yerusalem al Quds.

Pihak Israel yang secara ilegal menguasai kota mengeluarkan surat perintah untuk merobohkan bangunan itu dengan dalih tidak memiliki izin konstruksi yang diperlukan, sementara izin itu sendiri hampir tidak mungkin diperoleh dari mereka.

Baca: Hizbullah: Normalisasi Bahrain-Israel, Pengkhianatan Terbesar Terhadap Palestina

Pemerintah kota telah memerintahkan mereka untuk merobohkan tempat tinggal itu dan jika mereka menolak untuk melakukan apa yang diperintahkan, kru pembongkaran dari pemerintah (Israel) akan melakukan pekerjaan itu, dan dalam hal ini, kedua bersaudara itu harus membayar sejumlah 15.000 dolar AS sebagai biaya pembongkaran.

Kedua bersaudara itu mengatakan bahwa mereka telah mencoba berkali-kali untuk mendapatkan izin pembangunan tetapi selalu ditolak.

Baca: Israel Hancurkan Perumahan Warga Palestina yang Sedang Dibangun di Yerusalem

Rezim Israel secara rutin menghancurkan rumah-rumah warga Palestina di Tepi Barat, mengklaim bahwa bangunan tersebut didirikan tanpa izin, yang hampir tidak mungkin diperoleh. Mereka juga terkadang memerintahkan pemilik Palestina untuk menghancurkan rumah mereka sendiri atau jika tidak maka harus membayar biaya pembongkaran.

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan dalam sebuah laporan baru-baru ini bahwa telah terjadi peningkatan tajam dalam jumlah rumah Palestina yang dihancurkan oleh Israel di Tepi Barat yang diduduki selama pandemi virus corona. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: