NewsTicker

HOAX! Laporan Intelijen: Iran Berencana Eksekusi Dubes AS untuk Afsel

HOAX! Laporan Intelijen: Iran Berencana Eksekusi Dubes AS untuk Afsel Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Saeed Khatibzadeh

Iran, ARRAHMAHNEWS.COMIran pada hari Senin (14/09) dengan keras menolak laporan palsu yang dirilis oleh media AS dimana didalamnya dikatakan bahwa negara itu sedang mempertimbangkan rencana untuk membunuh duta besar Amerika untuk Afrika Selatan guna membalas dendam atas pembunuhan mantan Komandan Pasukan Quds IRGC, Letnan Jenderal Qassem Soleimani, oleh Washington.

“Pernyataan tak berdasar seperti itu adalah bagian dari kampanye kontra intelijen pemerintahan Trump terhadap Iran. Tindakan rezim AS dengan berbagai tuduhan dan kebohongan terhadap Iran jelang pemilihan presiden AS, dan bersamaan dengan tekanannya untuk menggunakan mekanisme Dewan Keamanan PBB dengan tujuan meningkatkan tekanan pada bangsa Iran sudah bisa diprediksi sebelumnya, “kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Saeed Khatibzadeh pada hari Senin sebagaimana dikutip FNA.

BACA JUGA:

Ia juga mengecam media AS karena merilis laporan yang teratur, bias, dan ditujukan untuk melawan Iran, menasihati para pejabat Amerika untuk sebaiknya berhenti menggunakan metode berulang dan usang untuk menyebarkan suasana anti-Iran di kancah internasional.

Khatibzadeh menggambarkan Iran sebagai anggota masyarakat internasional yang bertanggung jawab yang telah membuktikan komitmennya terhadap prinsip-prinsip dan norma diplomatik internasional, bukan seperti AS dan rezim saat ini di Gedung Putih yang telah menerapkan puluhan plot pembunuhan dan intervensi militer di negara-negara lain dalam beberapa tahun terakhir, contohnya adalah pembunuhan Komandan Pasukan Quds Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Letnan Jenderal Qassem Soleimani di Irak.

“Seperti yang sudah dikatakan berulangkali sebelumnya, Republik Islam Iran secara hukum akan terus menuntut pembunuhan kriminal dan pengecut atas Jenderal Soleimani secara internasional di semua tingkatan dan tidak akan memaafkan atau melupakan tindakan terorisme ini”, tegasnya.

BACA JUGA:

Pernyataan jubir kemenlu Iran ini muncul sebagai tanggapan atas laporan Politico yang laporannya  mengklaim bahwa “Pemerintah Iran sedang mempertimbangkan upaya pembunuhan terhadap duta besar Amerika untuk Afrika Selatan” sebagai pembalasan atas pembunuhan Jenderal Soleimani.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Afrika Selatan mengatakan bahwa tuduhan pejabat Amerika Serikat itu mengejutkan Pretoria.

“Kami baru mengetahui laporan ini pagi ini,” kata Lunga Ngqengelele melalui telepon, Senin (14/09). (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: