NewsTicker

Kecoh Sistem Geolokasi AS, Tanker Iran Kembali Berlabuh di Venezuela

Kecoh Sistem Geolokasi AS, Tanker Iran Kembali Berlabuh di Venezuela Kapal Tanker Honey Iran

Venezuela, ARRAHMAHNEWS.COM Sebuah Kapal tanker Iran kembali berlayar menuju Venezuela dengan  mengangkut pengiriman baru sekitar 2 juta barel gas kondensat. Tanker bernama Honey itu mengecoh sistem geolokasi Amerika Serikat dengan mengambil jalur laut baru.

Pada hari Sabtu, kapal tersebut tiba di Jose Puerto, di Departemen Anzoategui, setelah melewati pantai Afrika Selatan untuk menghindari sistem geolokasi Amerika Serikat.

BACA JUGA:

Selama perjalanan, kapal tersebut mematikan sinyal satelitnya sehingga tak terlacak. Kapal Honey menempuh perjalanan terpanjang dan paling berbahaya, yaitu memperpanjang waktu di laut lepas dan termasuk berlayar di beberapa wilayah yang didominasi oleh jaringan pembajakan laut.

“Kapal Iran Honey sudah ada di Venezuela. Begitulah cara kapal itu berlabuh di pelabuhan. Hidup Iran, mampus kriminal imperialis,” tulis salah satu pengguna media sosial Venezuela.

BACA JUGA:

Pemilihan rute baru ini adalah solusi yang diupayakan oleh Iran untuk menghindari sanksi Amerika Serikat, yang berusaha mencegah perdagangan minyak mentah antara kedua negara.

Pengiriman bahan bakar baru itu akan digunakan oleh perusahaan minyak Petroleos de Venezuela SA dan akan dicampur dengan minyak mentah seperti tar untuk meningkatkan produksi di sabuk minyak Orinoco.

Venezuela telah berjuang untuk menghentikan penurunan produksi yang dipicu oleh sanksi tersebut. Trump berusaha memutus akses ke peralatan dan pembeli minyak negara Amerika Latin itu.

Pada tahun 2020, lima kapal yang membawa bahan bakar dan bahan kimia tiba di pantai Venezuela setelah penandatanganan perjanjian perdagangan antara kedua negara. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: