NewsTicker

PBB Desak Turki Kekang Militan Dukungannya di Suriah

PBB Desak Turki Kekang Militan Dukungannya di Suriah Militan Suriah

Turki, ARRAHMAHNEWS.COM Panel penyelidik kejahatan perang Perserikatan Bangsa-Bangsa meminta Turki untuk mengendalikan militan sekutu mereka di Suriah utara, yang diduga melakukan serangkaian kejahatan perang terhadap warga sipil, termasuk penyanderaan, pemerkosaan dan penyiksaan.

Dalam sebuah laporan yang mencakup paruh pertama tahun ini yang diterbitkan pada hari Selasa (15/09), Komisi Penyelidikan PBB untuk Suriah mengatakan bahwa pemberontak dari apa yang disebut Tentara Nasional Suriah, yang juga dikenal sebagai Tentara Pembebasan Suriah (FSA), menahan warga sipil dan memindahkan mereka ke Turki untuk dipersekusi, menambahkan bahwa tindakan tersebut bisa dianggap sebagai kejahatan perang deportasi yang melanggar hukum.

BACA JUGA:

Panel tersebut juga memperingatkan bahwa pembunuhan dan pemerkosaan terhadap warga sipil meningkat di wilayah Suriah yang dilanda perang.

“Di Afrin, Ra’s al-Ayn dan daerah sekitarnya, FSA yang didukung Turki diduga telah melakukan kejahatan perang penyanderaan, perlakuan kejam, penyiksaan, dan pemerkosaan,” kata ketua panel Paulo Pinheiro dalam jumpa pers.

“Turki harus bertindak untuk mencegah pelanggaran ini dan memastikan perlindungan warga sipil di wilayah di bawah kendali mereka,” katanya.

Panelis Hanny Megally mengatakan bahwa Ankara memiliki pengaruh atas militan yang berafiliasi dengan pemberontak FSA karena telah mendanai, melatih, dan mengizinkan para teroris memasuki Suriah dari wilayah Turki.

BACA JUGA:

“Meskipun kami tidak dapat mengatakan Turki bertanggung jawab atas mereka dan mengeluarkan perintah dan memiliki kendali komando atas mereka, kami pikir Turki dapat menggunakan pengaruhnya lebih banyak untuk membawa mereka untuk memeriksa dan tentu saja untuk menekan mereka agar berhenti melakukan pelanggaran, dan menyelidiki mereka, ”tambah Megally.

Pasukan Turki melancarkan serentetan serangan peluru artileri di desa Okaiba dan Sawagia di pedesaan utara provinsi barat laut Suriah, Aleppo dua hari sebelumnya.

Ankara telah memberikan dukungan kepada militan yang beroperasi untuk menggulingkan pemerintah Damaskus sejak awal 2011.

Tahun lalu, Turki menguasai kota perbatasan Ras al-Ain setelah meluncurkan invasi lintas batas ke timur laut Suriah dengan bantuan kelompok bersenjata sekutunya untuk mendorong militan Kurdi yang berafiliasi dengan apa yang disebut Unit Perlindungan Rakyat (YPG) jauh dari daerah perbatasan.

Ankara memandang YPG yang didukung AS sebagai organisasi teroris yang terkait dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang tumbuh di dalam negeri Turki. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: