NewsTicker

Ketua Delegasi Yaman: Normalisasi adalah Skandal Politik Besar

Ketua Delegasi Yaman: Normalisasi adalah Skandal Politik Besar Mohammad Abdulsalam

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM Ketua Delegasi Nasional Yaman, Mohammad Abdulsalam, menegaskan, bahwa tindakan melakukan normalisasi secara berurutan, (satu demi satu) bertujuan untuk menyeret rezim-rezim lain juga melakukannya, dan menciptakan kondisi realisme, yang mendorong negara-negara yang semula tidak mau atau tidak berpikir untuk melakukannya, untuk melakukannya.

“Agenda perjanjian normalisasi, dimulai dengan Emirates dan kemudian Bahrain, menciptakan keadaan realisme dari sebuah kesepakatan ilegal, mencoba untuk mendorong beberapa negara yang mungkin masih bersikap konservatif atau takut tentang keputusan normalisasi untuk mempertimbangkannya baik internal atau eksternal,” ungkap Abdulsalam kepada situs Al-Ahed News, Jum’at (18/09).

BACA JUGA:

Ia menambahkan, “Normalisasi dianggap sebagai skandal politik utama dari masalah Palestina. Itulah mengapa kami percaya bahwa membuat kesepakatan normalisasi dalam langkah berturut-turut adalah upaya untuk menyeret sisanya menuju normalisasi”.

Ia juga menyoroti kepentingan AS dalam mensponsori perjanjian ini, menekankan bahwa AS menggunakan kesepakatan ini untuk mendukung pemilihan umum dan untuk kepentingan Trump secara pribadi, jadi Trump mengatakan secara eksplisit bahwa ia telah berhasil membuat pencapaian sebelum pemilihan.

BACA JUGA:

Ia menegaskan, jika normalisasi ini terjadi, maka persoalan Palestina akan semakin terasing, dan Zionis akan bebas bergerak di kawasan.

Abdulsalam menegaskan bahwa sekarang tergantung masyarakat di kawasan, gerakan perlawanan Islam, dan beberapa rezim yang masih berpegang pada perjuangan Palestina. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: