Trio Eropa: Klaim AS Soal Snapback atas Iran Tak Miliki Efek Hukum

Trio Eropa: Klaim AS Soal Snapback atas Iran Tak Miliki Efek Hukum
Trio Eropa

Eropa, ARRAHMAHNEWS.COMTiga penandatangan Eropa untuk kesepakatan nuklir 2015, yang juga dikenal sebagai E3, mengatakan klaim AS bahwa pihaknya telah memulihkan sanksi Iran melalui apa yang disebut mekanisme snapback, tidak memiliki efek hukum.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengumumkan pada hari Sabtu bahwa semua sanksi PBB terhadap Iran “Berlaku kembali” di bawah ketentuan “Snapback” yang termaktub dalam rencana aksi komprehensif bersama (JCPOA).

BACA JUGA:

Klaim tersebut muncul 30 hari setelah Pompeo memberi tahu Dewan Keamanan PBB (DK PBB) tentang apa yang disebutnya sebagai “Non-kinerja signifikan” Iran dengan kewajibannya di bawah JCPOA, dimana Presiden AS Donald Trump telah menarik diri darinya pada Mei 2018.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Minggu (20/09), menteri luar negeri Prancis, Jerman dan Inggris mengatakan bahwa Washington bukan peserta JCPOA dan dengan demikian pemberitahuannya tentang sanksi snapback “tidak dapat memiliki efek hukum”.

“Prancis, Jerman, dan Inggris Raya (E3) mencatat bahwa AS berhenti menjadi peserta JCPOA setelah penarikan mereka dari kesepakatan itu pada 8 Mei 2018. Akibatnya, pemberitahuan yang diklaim berdasarkan paragraf 11 UNSCR 2231 ( 2015), yang diterima dari Amerika Serikat dan diedarkan kepada Anggota Dewan Keamanan PBB, tidak dapat memiliki efek hukum. Dari sinilah setiap keputusan dan tindakan yang akan diambil berdasarkan prosedur ini atau pada hasil yang mungkin juga tidak akan memiliki pengaruh hukum”, demikian bunyi pernyataan itu.

BACA JUGA:

Pihak Eropa di JCPOA juga menekankan komitmen mereka terhadap Resolusi DK PBB 2231, yang mengabadikan JCPOA.

“Kami tetap berpedoman pada tujuan menegakkan otoritas dan integritas Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa. E3 tetap berkomitmen untuk sepenuhnya menerapkan UNSCR 2231 (2015) yang mana dengannya JCPOA telah disahkan pada 2015. Kami telah bekerja tanpa lelah untuk melestarikan perjanjian nuklir dan tetap berkomitmen untuk melakukannya,” kata mereka.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan bahwa komunitas internasional tidak akan menyetujui upaya keras Washington untuk mengembalikan sanksi PBB, menambahkan bahwa pejabat AS hidup di “dunia khayal”. (ARN)

About Arrahmahnews 26663 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.