Caracas: Sanksi Agresif AS Tak Bisa Hentikan Hubungan Perdagangan Venezuela-Iran

Amerika Serikat, ARRAHMAHNEWS.COM – Caracas mengecam sanksi terbaru AS terhadap Venezuela dan Iran, menyebutnya sebagai tindakan “agresi”, dengan mengatakan tindakan “arogan” seperti itu tidak akan mencegah negara Amerika Selatan tersebut menggunakan haknya untuk menjalin hubungan ekonomi dengan Iran atau negara-negara lain.

“Tindakan baru (Amerika) terhadap multilateralisme ini menegaskan bahwa elit penguasa Amerika Serikat sama sekali tidak menghormati keputusan bersama yang diperlukan untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional,” kata Kementerian Luar Negeri Venezuela dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Senin.

Sebelumnya pada hari itu, pemerintahan Presiden AS Donald Trump memberikan sanksi baru terhadap Kementerian Pertahanan Iran dan individu-individu terkait dengan Organisasi Energi Atom Iran, mengklaim pihaknya memberlakukan embargo senjata PBB atas Teheran.

Baca: Iran Ajak Komunitas Internasional Lawan Upaya AS Hancurkan PBB

Sanksi terbaru itu menargetkan 27 entitas Iran dan orang-orang di sektor nuklir, rudal, dan senjata konvensional Iran.

Saat mengumumkan tindakan anti-Irannya, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo juga menyatakan sanksi terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro, menuduhnya melanggar embargo senjata PBB terhadap Iran.

Washington mengklaim Trump telah mengeluarkan perintah eksekutif dengan kewenangan PBB karena AS telah menyatakan Iran melanggar kesepakatan nuklir 2015, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).

Baca: Presiden Venezuela Pertimbangkan Pembelian Rudal-rudal Iran

Sementara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan sebagian besar dari 15 anggota Dewan Keamanan PBB bersikeras bahwa AS tidak memiliki kekuatan hukum untuk mengambil langkah-langkah tersebut setelah secara sepihak menarik diri dari JCPOA pada Mei 2018. (ARN)

About Arrahmahnews 26697 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.