NewsTicker

Maduro: Venezuela Kembangkan Sistem Persenjataan dengan Kerjasama Iran Cs

Venezuela, ARRAHMAHNEWS.COM – Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan bahwa negaranya akan melanjutkan kerja sama militer dengan Rusia, China, dan Iran, seraya berupaya untuk mengembangkan sistem persenjataannya sendiri dengan bantuan aliansinya tersebut.

Sebelumnya pada hari itu, Maduro berbicara pada peringatan 15 tahun Operasi Komando Strategis Venezuela, menyatakan bahwa negara itu berencana untuk membuat senjatanya sendiri serta mengumumkan bahwa dewan militer dan ilmiah khusus sedang dibentuk untuk tujuan yang tepat itu, sebagaimana dilaporkan Sputnik.

“Kita memiliki semua yang kita butuhkan untuk menciptakan sistem persenjataan kita sendiri, sambil melanjutkan kerja sama dengan Rusia, China, Kuba, Iran, dan seluruh dunia, kita akan terus menerima dari mereka ilmu pengetahuan, teknologi, terkait senjata, [dan] tentu saja, bantuan strategis, tapi kita harus bergerak menuju kemerdekaan,” kata Maduro.

Baca: Maduro: AS Ancaman Paling Serius Bagi Perdamaian Global

Pernyataan ini dikeluarkan Maduro pasca Amerika Serikat memberlakukan sanksi tambahan terhadap Maduro atas kerjasamanya dengan Iran, pada Senin lalu.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Luar Negeri Venezuela mengatakan bahwa Caracas menganggap sanksi baru AS terhadap presiden negara itu sebagai bentuk agresi, menambahkan bahwa Gedung Putih tidak dapat mencegah negara tersebut untuk membangun hubungan perdagangan dan ekonomi dengan Iran.

Beberapa anggota komunitas internasional, terutama AS, telah menjatuhkan sanksi terhadap Venezuela selama beberapa tahun terakhir. Sanksi demi sanksi tambahan AS terus diberlakukan setelah protes 2019 yang membuat pemimpin oposisi Juan Guaido menyatakan dirinya sebagai pemimpin sementara. Rusia, China, dan Turki, antara lain, telah mendukung Nicolas Maduro sebagai presiden sah Venezuela. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: