NewsTicker

SAA segera Luncurkan Kembali Operasi Idlib Pasca Rusia-Turki Gagal Capai Kesepakatan

Suriah, ARRAHMAHNEWS.COM – Pekan lalu, delegasi militer Rusia dan Turki bertemu untuk membahas situasi yang sedang berlangsung di provinsi Idlib. Namun, meskipun ada keinginan untuk mencari solusi di sana, kedua belah pihak tidak dapat mencapai kesepakatan apa pun.

Menurut sumber militer di Damaskus, kegagalan untuk mencapai konsensus tentang situasi di Idlib telah menyebabkan komando tinggi Tentara Arab Suriah untuk sekali lagi melanjutkan rencana serangan skala besar di dalam wilayah provinsi di barat laut Suriah ini.

Sumber tersebut mengatakan bahwa komando tinggi Tentara Arab Suriah berencana untuk melancarkan serangan ini pada awal tahun baru, yang mirip dengan operasi mereka yang diluncurkan pada Januari 2020.

Baca: Tolak Seruan Trump, Rusia Tekankan Operasi Idlib Hanya Targetkan Teroris

Serangan ini akan menargetkan area yang tersisa di bawah kendali militan di Jabal Al-Zawiya dan Dataran Al-Ghaab, dengan konsentrasi khusus di kota utama Ariha, yang terletak di sepanjang Jalan Raya M-4 yang strategis (Jalan Raya Latakia-Aleppo).

Tentara Arab Suriah sebelumnya menghentikan serangan mereka pada Maret 2020 setelah pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan timpalannya dari Turki Recep Tayyip Erdogan di Moskow.

Pertemuan Putin-Erdogan juga mengarah pada pembentukan patroli bersama antara pasukan Turki dan Rusia di sepanjang Jalan Raya M-4; namun, patroli ini telah ditangguhkan karena alasan keamanan.

Mendekati akhir tahun, Tentara Suriah kemungkinan akan meningkatkan serangan mereka di Idlib selatan, sambil secara bertahap meningkatkan jumlah pasukan mereka di dekat garis depan. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: