NewsTicker

Kemenhan Rusia: Teroris Rencanakan Serangan Kimia Palsu di Idlib

Kemenhan Rusia: Teroris Rencanakan Serangan Kimia Palsu di Idlib Kantor Kemenhan Rusia di Moskow

Suriah, ARRAHMAHNEWS.COM Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Rusia kembali menegaskan bahwa teroris Jabhat al-Nusra berencana untuk melakukan serangan kimia palsu terhadap warga sipil di pedesaan selatan Idlib untuk menuduh Tentara Arab Suriah.

Jenderal Alexander Grinkevich, Wakil Kepala Pusat Koordinasi Kementerian di Hmeimim, mengatakan bahwa teroris di Idlib berencana untuk melancarkan serangan kimia bendera palsu terhadap penduduk sipil di zona de-eskalasi Idlib sebagai bentuk provokasi terhadap pasukan pemerintah dan dengan tujuan menuduh Tentara Arab Suriah melakukan serangan itu.

BACA JUGA:

Pernyataan ini menegaskan pernyataan sebelumnya pada 23 September dimana Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat menegaskan bahwa teroris Jabhat al-Nusra bekerja sama dengan kelompok teroris “White Helmets” dan didukung oleh operator mereka berencana berkoordinasi dengan intelijen rezim Turki untuk melakukan serangan kimia bendera palsu terhadap warga sipil di Idlib, setelah mereka baru-baru ini menyimpan senjata kimia.

Kantor berita Suriah, SANA, pada hari Rabu (29/09) melaporkan bahwa Grinkevich menambahkan Pusat Koordinasi “telah menerima informasi bahwa persiapan sedang dilakukan untuk melakukan provokasi baru dengan menggunakan zat beracun di bagian timur zona de-eskalasi di Idlib”.

BACA JUGA:

Dalam sebuah pernyataan pada 11 September, Jenderal Grinkevich mengumumkan bahwa Pusat Koordinasi Rusia “menerima informasi bahwa teroris Jabhat al-Nusra sedang bersiap untuk melakukan serangan kimia palsu dengan partisipasi wartawan asing untuk mempostingnya nanti di internet dan media, dan menuduh Tentara Arab Suriah menggunakan senjata kimia terhadap warga sipil”.

Kementerian Pertahanan Rusia telah mengkonfirmasi lebih dari satu kali keberadaan laboratorium untuk menyiapkan bahan beracun bagi organisasi teroris di Idlib, dijalankan oleh spesialis dan ahli yang dilatih di Eropa untuk digunakan dalam implementasi serangan kimia palsu terhadap warga sipil untuk menuduh pemerintah Suriah. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: