Dituduh Saudi Soal Jaringan Teror, Iran: Jangan Buat Skenario Murahan

Dituduh Saudi Soal Jaringan Teror, Iran: Jangan Buat Skenario Murahan
Bendera Iran

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM Teheran dengan tegas mengecam Arab Saudi atas klaim telah membubarkan “sel teroris” yang dilatih oleh Iran, menasihati pihak berwenang di Riyadh untuk memilih jalan kejujuran dan kebijaksanaan daripada membuat skenario murahan.

“Tuduhan pejabat Saudi baru-baru ini terhadap Republik Islam Iran sejalan dengan sikap tidak berharga dan berulang negara itu selama beberapa tahun terakhir,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzaden dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Selasa (29/09).

BACA JUGA:

Sebelumnya, Arab Saudi mengklaim telah menjatuhkan “sel teroris” yang telah mendapat pelatihan dari Iran.

Sebuah pernyataan yang diterbitkan Saudi Press Agency pada hari Senin mengatakan tiga dari mereka yang ditangkap telah dilatih di Iran sementara sisanya “terkait dengan sel dalam berbagai peran.”

“Setelah meninggalkan rasionalitas politik, penguasa Saudi telah memilih untuk membuat kasus palsu terhadap Iran, kali ini sebagai bagian dari pertunjukan biasa-biasa saja, sebagai senjata untuk mengalihkan opini publik dan metode untuk menutupi kegagalan mereka,” ujar Khatibzaden lebih lanjut.

Diplomat Iran itu menyoroti bahwa tuduhan yang berulang, klise, dan tidak berharga seperti itu tidak akan mengarah ke mana pun, menasihati pejabat kerajaan untuk “memilih jalan kejujuran dan kebijaksanaan daripada [membuat] skenario yang tidak berharga dan ditugaskan”.

BACA JUGA:

Tuduhan itu muncul beberapa hari setelah Raja Saudi Salman bin Abdulaziz menggunakan pernyataannya kepada Majelis Umum PBB ke-75 (UNGA) untuk menyampaikan serangan keji terhadap Iran, menyalahkan Republik Islam itu atas sebagian besar ketidakstabilan Timur Tengah.

Pejabat Iran membalas serangan raja Saudi, mengatakan kerajaan adalah sumber nyata ketidakstabilan di wilayah tersebut.

“Dengan menuduh pihak lain, Arab Saudi mati-matian berusaha mengalihkan perhatian dari sejarah kelam dan panjangnya dalam mendukung terorisme secara luas, menyebarkan keyakinan ekstremis, menabur benih perselisihan dan kebencian, mengambil tindakan destabilisasi di kawasan, dan melakukan kejahatan selama agresi di Yaman selama enam tahun terakhir, ”kata Duta Besar Iran untuk PBB Majid Takht-Ravanchi pada 24 September. (ARN)

About Arrahmahnews 26687 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.