Kabinet Kuwait Umumkan Sheikh Nawaf Al-Ahmad Pengganti Sheikh Sabah

Kabinet Kuwait Umumkan Sheikh Nawaf Al-Ahmad Pengganti Sheikh Sabah
Sheikh Nawab Al-Ahmad

Kuwait, ARRAHMAHNEWS.COM  Kabinet Kuwait mengumumkan bahwa Putra Mahkota Sheikh Nawaf Al-Ahmad Al-Sabah mengantikan posisi Sheikh Sabah Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah yang telah meninggal dunia.

Diwan Emir Kuwait dalam sebuah pernyataan resmi pada hari Selasa, melalui televisi resmi Kuwait, mengumumkan kematian Emir Sheikh Sabah Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah, di usia 91 tahun. Di hari yang sama, Kabinet Kuwait mengumumkan 40 hari berkabung untuk mendiang Amir Sheikh Sabah Al-Ahmad Al-Sabah, yang meninggal dunia di Amerika.

BACA JUGA:

Pernyataan yang dibacakan oleh Wakil Perdana Menteri Anas Al-Saleh, “Kami berduka bersama rakyat Kuwait, negara-negara Arab dan Islam serta masyarakat internasional atas kematian Yang Mulia Sheikh Sabah Al-Ahmad, yang berpulang ke rahmat Allah SWT”.

Pernyataan itu juga menambahkan, “Dewan menetapkan Putra Mahkota Nawaf Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah sebagai Emir Kuwait yang baru”. 

Siapa Emir Nawaf Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah?

Sheikh Nawwaf yang berusia 83 tahun, telah menjabat posisi Putra Mahkota Kuwait selama 14 tahun. Sheikh Nawwaf lahir pada 25 Juni 1937 di Fareej Al-Shuyoukh (sekarang situs Kompleks Al-Muthanna) di Kuwait City.

Sheikh Nawwaf adalah putra keenam dari penguasa kesepuluh Kuwait, almarhum Sheikh Ahmad Al-Jaber Al-Mubarak Al-Sabah, yang memerintah Kuwait dari tahun 1921 hingga 1950.

BACA JUGA:

Selama periode hampir 60 tahun, Sheikh Nawwaf memegang beberapa posisi resmi dan kementerian, termasuk dalam Negeri dan Pertahanan. Ia memulai karir politiknya sebagai gubernur Hawalli pada tahun 1962 dan bertanggung jawab atas provinsi tersebut selama 16 tahun, kemudian menjadi Menteri Dalam Negeri pada tahun 1978, dan Menteri Pertahanan pada tahun 1988.

Dengan terbentuknya pemerintahan pertama setelah perang pembebasan Kuwait, Sheikh Nawwaf menjabat sebagai Menteri Sosial dan Buruh pada April 1991, kemudian menjadi Wakil Kepala Pengawal Nasional pada 1994.

Ia kemudian kembali mengambil alih portofolio Kementerian Dalam Negeri pada 2003, kemudian menjadi Putra Mahkota pada 2006, hingga diangkat menjadi penguasa Kuwait pada tahun 2020. (ARN)

Sumber: FarsnewsAgency

About Arrahmahnews 26697 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.