NewsTicker

Armenia: Ada Bukti Dukungan Militer Turki ke Azerbaijan

Armenia: Ada Bukti Dukungan Militer Turki ke Azerbaijan Tentara Karabakh

Armenia, ARRAHMAHNEWS.COM Pemimpin Armenia pada hari Jumat (02/10) mengklaim memiliki bukti bahwa pasukan Azerbaijan yang saat ini memerangi pasukan Yerevan di wilayah Nagorno Karabakh didukung secara militer oleh Turki.

Setidaknya 130 orang telah tewas selama beberapa hari pertempuran yang merupakan bentrokan terburuk sejak 2016 yang melanda kawasan itu, dimana Prancis, AS, dan Rusia menyerukan diakhirinya permusuhan.

BACA JUGA:

“Kami memiliki bukti,” kata Perdana Menteri Nikol Pachinyan kepada surat kabar Prancis Le Figaro. “Mereka menggunakan pesawat tak berawak dan F-16 Turki (jet tempur) untuk membom wilayah sipil di Nagorno Karabakh”.

Armenia sebelumnya menuduh Turki telah mengirim tentara bayaran untuk mendukung sekutunya Azerbaijan, dan pada Hari Senin Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris mengatakan bahwa Ankara telah mengirim setidaknya 300 tentara proxy-nya dari Suriah utara.

Pernyataan terakhir Pachinyan itu telah digaungkan oleh Emmanuel Macron, yang mengatakan bahwa laporan intelijen juga menunjukkan bahwa tentara yang diambil dari kelompok-kelompok terror tersebut telah melewati Turki dalam perjalanan ke Azerbaijan.

Presiden Prancis mengatakan bahwa “garis merah telah dilintasi, dimana hal itu tidak dapat diterima” dan menuntut penjelasan dari Ankara.

Terlepas dari semuanya, kekuatan internasional terus meminta semua pihak menurunkan ketegangan, bahkan ketika kekerasan yang meningkat mengancam akan menyedot kekuatan regional Rusia dan Turki ke dalam konflik.

BACA JUGA:

Dalam seruan bersama pada hari Kamis, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden AS Donald Trump dan Macron mendesak kedua belah pihak untuk kembali ke negosiasi yang bertujuan untuk menyelesaikan sengketa teritorial yang telah berlangsung lama.

Pashinyan dan pemimpin Azerbaijan Ilham Aliyev sama-sama menolak gagasan untuk mengadakan pembicaraan, dengan pemimpin Armenia itu menyatakan: “Nagorno Karabakh tidak dapat melucuti senjata, karena itu akan menyebabkan genosida.” (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: