NewsTicker

Surat Kabar Inggris: Negara Kami Ikut Andil dalam Pembantaian di Yaman

Surat Kabar Inggris: Negara Kami Ikut Andil dalam Pembantaian di Yaman Genosida di Yaman

London, ARRAHMAHNEWS.COM  Surat kabar Inggris, 5Pillars, pada hari Minggu mengkonfirmasi bahwa Inggris memilih berdiri di tengah pembantaian dan kehancuran di Yaman, dan tidak melakukan apapun untuk membawa perdamaian ke negara itu.

Laporan tersebut menyatakan, “Yaman sedang menyaksikan krisis kemanusiaan terburuk di dunia. Lebih dari 80% populasi membutuhkan bantuan kemanusiaan, termasuk 12 juta anak. Ini bukan bencana alam, melainkan bencana buatan manusia dan pemerintah Inggris telah memainkan peran utama dalam menciptakannya”.

BACA JUGA:

Laporan itu juga menambahkan, “Pemerintah Inggris memainkan peran langsung dalam krisis ini dengan mengizinkan penjualan senjata ke Saudi Arabia, yang melakukan pemboman membabi-buta, menghancurkan sekolah-sekolah, masjid-masjid dan ratusan rumah sakit. Koalisi pimpinan Saudi bertanggung jawab atas 2/3 dari kematian warga sipil di Yaman, menurut Armed Conflict Location and Event Data Project.”

Pemerintah Inggris memainkan peran langsung dalam memberikan lisensi senjata kepada Arab Saudi untuk melakukan serangan udara tanpa pandang bulu. Faktanya, antara tahun 2010 dan 2019, Inggris adalah pengekspor senjata terbesar kedua (setelah AS) ke Arab Saudi. Menyumbang 40% dari total volume ekspor senjata Inggris.

BACA JUGA:

Laporan tersebut mengindikasikan bahwa “Kementerian Pertahanan Inggris telah mencatat sekitar 500 serangan udara Arab Saudi yang melanggar hukum internasional. Sementara Menteri Perdagangan Inggris Elizabeth Mary Truss mengklaim bahwa pemboman warga sipil dengan senjata Inggris” adalah “insiden yang terisolasi”.

“Tidak masuk akal bagi pemerintah Inggris untuk menggambarkan diri mereka sebagai penyelamat Yaman dengan memamerkan program bantuan besar-besaran sambil menyediakan senjata dan bom yang digunakan untuk menyebabkan kesengsaraan dan ketergantungan pada bantuan,” kata laporan itu, ketika menteri pemerintah menyoroti bahwa Inggris memberikan satu miliar pound bantuan ke Yaman, tetapi yang tidak mereka sebutkan adalah senjata 6,5 ​​miliar pound yang mereka lisensikan ke negara-negara yang mengebom Yaman. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: