NewsTicker

Pembunuh George Floyd Dibebaskan dengan Jaminan

Amerika Serikat, ARRAHMAHNEWS.COM – Mantan petugas polisi Minneapolis, Amerika Serikat, yang didakwa melakukan pembunuhan atas pria kulit hitam George Floyd dibebaskan dengan uang jaminan dari penjara pada hari Rabu (07/10).

Menurut dokumen pengadilan, Derek Chauvin mengirimkan uang jaminan 1 juta dolar atau sekitar 14 miliar rupiah, dan Departemen Pemasyarakatan memastikan bahwa ia tidak lagi ditahan di fasilitas negara bagian di Oak Park Heights, tempat ia ditahan. Catatan penjara Kabupaten Hennepin menunjukkan bahwa ia dibebaskan sebelum pukul 11:30 (16:30 GMT).

Floyd, seorang pria kulit hitam meninggal pada 25 Mei setelah Chauvin, polisi berkulit putih, menekankan lututnya ke leher Floyd yang saat itu dalam kondisi diborgol selama beberapa menit. Ia terus menekankan lututnya bahkan setelah Floyd mengatakan ia tidak bisa bernapas.

Baca: Dunia Bungkam Ada Puluhan “George Floyd” di Palestina

Kematian Floyd terekam dalam video yang dilihat secara luas oleh para penonton yang memicu protes di seluruh dunia. Chauvin dan tiga petugas lainnya dipecat.

Mantan petugas polisi Minneapolis yang berusia 44 tahun itu, akan diadili pada Maret 2021 bersama dengan tiga mantan petugas polisi lainnya. Tiga lainnya, Thomas Lane, Alexander Kueng dan Tuo Thao didakwa membantu dan bersekongkol dengan pembunuhan dan pembunuhan tingkat dua.

Kematian pria Afrika-Amerika ini telah memicu gerakan anti-rasisme terbesar sejak 1960-an. Kematian Floyd juga menjadi simbol rasisme sistemik dan pelecehan terhadap orang Afrika-Amerika oleh polisi. Peristiwa ini kemudian memicu protes di seluruh negeri di bawah panji ‘Black Lives Matter’. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: