NewsTicker

Merasa Dihantui, Mantan Kepala Intelijen Saudi Kecam Media Lebanon

Arab Saudi, ARRAHMAHNEWS.COM – Media Hizbullah menyebut bahwa karena merasa dihantui oleh perlawanan mereka yang mengungkap kenyataan buruk dari kerajaan Arab Saudi, mantan kepala intelijen kerajaan, Bandar bin Sultan, menuduh bahwa Al-Manar adalah saluran TV yang mengumbar dendam dan menghasut opini publik terhadap para bangsawan di Riyadh.

“Perlu dicatat bahwa pernyataan Bin Sultan muncul setelah rezim Saudi memblokir siaran TV Al-Manar melalui satelit Arab, menunjukkan bahwa outlet media Perlawanan ini masih menghantui intelijen Saudi,” demikian bunyi pernyataan Al-Manar pada Kamis (08/10) menanggapi Bin Sultan yang melancarkan tuduhannya saat wawancara dengan Al-Arabiya News Network.

Media perlawanan itu menyebut bahwa salurannya telah terlibat dalam mengungkap semua skema Saudi dan menyiarkan kejahatan Kerajaan untuk menyampaikan pesan dari orang-orang yang tertindas di seluruh dunia.

Baca: Saudi Tunjuk Putri Bandar bin Sultan jadi Dubes untuk AS

“Intelijen Saudi terlibat dalam ledakan teroris yang mengguncang Lebanon pada (2013-2016), mendanai dan mendukung kelompok teroris di Suriah dan Irak, membunuh jurnalis Saudi Jamal Khashoggi di Turki, dan mendukung penindasan rezim di Bahrain. Dengan demikian, Al-Manar memelopori liputan media tentang kejahatan-kejahatan yang dimahkotai oleh perang Saudi di Yaman,” tambah pernyataan tersebut.

Menurut Al-Manar, peran vital yang mereka lakukan mendorong mantan kepala intelijen, yang juga dilaporkan terlibat dalam ledakan Dahiyeh di Beirut tahun 1985, serangan 11 September di New York dan kejahatan lainnya, untuk mengkritik sebuah Saluran TV yang membeberkan semua pelanggarannya.

Baca: Pangeran Bandar bin Sultan Terlibat Serangan 9/11

Tak kalah tajam, Media Hizbullah itu menyebut bahwa Bin Sultan telah menciptakan Ironi terbesar karena menuduh Al-Manar munafik melalui saluran TV paling munafik, yaitu Al-Arabiya. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: