NewsTicker

Kata’ib Hizbullah: Perlawanan akan Lebih Sengit Jika AS Bersikeras Tak Keluar dari Irak

Irak, ARRAHMAHNEWS.COM – Juru bicara Brigade Hizbullah Irak (Kata’ib Hizbullah), Muhammad Mohi, pada Hari Jum’at (09/10) mengatakan bahwa perlawanan akan semakin kuat dan sengit jika Amerika Serikat bersikeras untuk tidak juga keluar dari Irak.

Muhammed Mohi menambahkan kepada “Al-Masirah TV” bahwa rakyat Irak masih memiliki peran besar dalam memaksa pasukan Amerika untuk meninggalkan Irak. Ia menegaskan bahwa Amerika adalah musuh Irak, dan berusaha untuk menghapus Hashd Al-Shaabi, dan mereka akan gagal dalam masalah ini.

Menegaskan bahwa parlemen yang merupakan wakil dari rakyat Irak telah memutuskan mengusir pasukan asing terutama AS, Mohammed Mohi menambahkan bahwa “Amerika, dengan tetap berada di Irak, ingin menjamin keamanan musuh Israel, dan melaksanakan kesepakatan abad ini serta memutuskan hubungan antara Iran, Suriah dan Lebanon.”

Baca: Politisi: Penutupan Kedutaan AS Berarti Perang Terbuka Amerika vs Irak segera Terjadi

Ia juga menyoroti bahwa penyebab krisis di kawasan adalah kesombongan Amerika dan usahanya untuk mendominasi dunia, menekankan bahwa Amerika harus memahami bahwa mereka harus menghormati keinginan rakyat Irak dan tidak akan dapat menghindarinya dengan cara apa pun.

Ia berkata, “Amerika hidup dalam dilema besar di Irak setelah eskalasi operasi perlawanan, dan sedang berusaha untuk mengurangi tekanan padanya, dan bahwa banyak pesan telah dikirim, termasuk permintaan Amerika untuk menghentikan serangan terhadap pasukannya, setidaknya selama periode pemilihan Amerika.”

Mohi menekankan bahwa rakyat Irak memiliki hak untuk menolak kehadiran Amerika, menyatakan perlawanan tahu persis tujuan dan sifat dari kehadiran ini, mencatat bahwa beberapa pejabat di negara Irak bekerja untuk melaksanakan agenda Amerika seolah-olah mereka adalah pegawai kedutaan Amerika.

Baca: Sejumlah Roket Serang Pangkalan Militer AS di Erbil, Kurdistan Irak

Ia juga menekankan bahwa Amerika tidak dapat melawan keinginan rakyat, mereka pernah mencoba melawan kekuatan perlawanan Irak pada tahun 2003 dan gagal, dan hari ini perlawanan ini memiliki lebih banyak kemampuan serta pengalaman tempur.

Dan dia menambahkan, “Kami bersikeras untuk menyingkirkan pasukan Amerika dari Irak, dan hari ini kami meminta parlemen Irak untuk mengaktifkan keputusannya, dan kemudian Amerika akan melihat bahwa jutaan rakyat Irak akan melawan mereka,” menambahkan, “Amerika mengenal kami dengan baik, mengetahui kemampuan dan tekad kami, dan kami melanjutkan keputusan kami untuk mengusir musuh Amerika dari Irak.” (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: