NewsTicker

Tentara Armenia dan Azerbaijan Kembali Bentrok Pasca Kesepakatan Gencatan Senjata

Karabkh, ARRAHMAHNEWS.COM – Gencatan senjata antara Azerbaijan dan Armenia yang mulai berlaku pada hari Sabtu hanya seumur jagung. Kedua negara yang hampir dua minggu terlibat konflik bersenjata memperebutkan wilayah Nagorno-Karabakh, kembali saling tuding melanggar ketentuan perjanjian.

Hikmet Hajiyev, asisten Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev, pada konferensi pers di Baku, menuduh Armenia telah melanggar ketentuan yang disepakati.

Baca:

Hajiyev seperti dilansir dari CNN, mengatakan bahwa “Azerbaijan tidak memiliki klaim atas wilayah negara lain mana pun. Tujuannya adalah untuk memastikan integritas teritorial kami. Jika Armenia melanjutkan provokasinya untuk melanggar gencatan senjata, Azerbaijan harus menanggapi.”

Ini terjadi setelah Kementerian Pertahanan negara itu mengatakan sebelumnya bahwa tentara Armenia telah menembakkan artileri terhadap “sejumlah” permukimannya dan telah mencoba melancarkan serangan terhadap wilayah Aghdara-Tartar dan Fizuli-Jabrail.

Armenia membantah telah melanggar perjanjian, dan mengecam klaim tersebut sebagai “rekayasa” dan sebaliknya menuduh bahwa pasukan Azerbaijan menyerang kota Hadrut.

“Pernyataan Kementerian Pertahanan Azerbaijan tentang penembakan ke arah wilayah Tartar dan Aghdam di Azerbaijan adalah rekayasa,” kata juru bicara Kementerian Pertahanan Armenia, Shushan Stepanyan. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: