NewsTicker

Iran: Musuh Lancarkan Upaya Jahat Rusak Hubungan dengan Azerbaijan

Iran: Musuh Lancarkan Upaya Jahat Rusak Hubungan dengan Azerbaijan Bendera Iran dan Azerbaijan

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM Kedutaan Besar Iran di Baku mengecam outlet media Azeri tertentu karena telah merilis laporan bias, memperingatkan upaya musuh dan simpatisannya untuk merusak hubungan baik antara Iran dan Azerbaijan.

“Dalam beberapa hari terakhir, terlepas dari posisi yang jelas diumumkan oleh pejabat tinggi Iran, musuh dan simpatisan musuh Republik Azerbaijan dan Iran selalu berusaha mencapai tujuan jahat mereka untuk mengganggu hubungan baik antara kedua negara,” bunyi pernyataan yang dirilis kedutaan.

BACA JUGA:

Layanan pers kedutaan dengan tegas menyatakan bahwa rumor baru-baru ini tentang posisi Republik Islam Iran dalam konflik antara Republik Azerbaijan dan Armenia adalah kebohongan belaka dan tidak berdasar, mencatat bahwa simpatisan musuh kedua negara, baik Iran dan Azerbaijan, mencoba menipu opini publik dan menyembunyikan fakta dengan meluncurkan kampanye media yang jahat.

Pernyataan tersebut menegaskan kembali bahwa Iran dan Republik Azerbaijan adalah bangsa yang bersahabat dan bersaudara dan bahwa persahabatan dan persaudaraan ini akan ada selamanya dan tidak ada yang dapat mengganggunya.

Juru Bicara Pemerintah Iran, Ali Rabiyee, pada hari Selasa meminta negara tetangga Azerbaijan dan Armenia untuk mengambil bagian dalam pembicaraan serius untuk menyelesaikan perbedaan mereka dalam masalah Karabakh berdasarkan penghormatan terhadap hukum internasional dan integritas teritorial.

BACA JUGA:

“Kami menyambut baik penghentian permusuhan di Nagorno-Karabakh sebagai langkah menuju perdamaian dan kami meminta tetangga kami untuk berpartisipasi dalam pembicaraan serius berdasarkan penghormatan terhadap hukum internasional dan integritas teritorial dan menghindari tindakan apa pun yang mengganggu gencatan senjata, serta langkah pertama menuju diplomasi dan perdamaian, ”kata Rabiyee kepada wartawan dalam konferensi pers di Teheran.

“Saya perlu mengungkapkan keprihatinan yang mendalam dan penyesalan dari pemerintah Republik Islam Iran atas pembunuhan warga sipil dan menekankan perlunya menghindari pengulangan insiden ini karena kawasan dan rakyat negara kita membutuhkan kedamaian dan ketenangan lebih dari sebelumnya,” tambahnya.

Rabiyee mengatakan bahwa Republik Islam Iran telah menyatakan kesiapannya untuk menengahi, membantu menyelesaikan krisis dan mengurangi ketegangan antara kedua negara. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: