NewsTicker

Warga UEA Bebas Masuk Israel Tanpa Visa

Warga UEA Bebas Masuk Israel Tanpa Visa Pesawat UEA dan Israel

Israel, ARRAHMAHNEWS.COM Warga Uni Emirat Arab sekarang telah menjadi warga negara Arab pertama yang tidak memerlukan izin untuk memasuki wilayah pendudukan Israel begitu pula sebaliknya, setelah kesepakatan pembebasan visa yang dicapai dengan rezim Tel Aviv, berbanding terbalik dengan warga Palestina yang terpenjara di dalam negaranya sendiri.

Pengumuman tersebut dibuat oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyusul kedatangan delegasi resmi dari Uni Emirat Arab (UEA) untuk membicarakan lebih banyak kesepakatan kerja sama dengan rezim Tel Aviv.

BACA JUGA:

“Hari ini, kita membuat sejarah dengan cara yang akan bertahan dari generasi ke generasi,” kata Netanyahu, tentang kesepakatan yang telah dikecam secara luas oleh Palestina dan sebagian besar dunia Muslim.

Netanyahu mengatakan kedua belah pihak telah menandatangani empat perjanjian, termasuk satu perjanjian “Yang membebaskan warga negara kami dari visa”.

Perjalanan bebas visa akan mulai berlaku setelah diratifikasi oleh kedua belah pihak, yang berarti sebuah proses yang membutuhkan pemungutan suara di Knesset.

Warga Palestina di media sosial telah mengecam “standar ganda” dari aturan pembebasan visa bagi warga Emirat ini, menekankan bahwa mereka bahkan tidak diizinkan untuk bergerak bebas di dalam dan ke wilayah Palestina yang diduduki.

Di bawah sistem ID berkode warna Israel, warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki tidak diizinkan melakukan perjalanan ke Jalur Gaza, dan sebaliknya. Warga Yerusalem Palestina harus tunduk pada pencabutan hak tinggal mereka jika mereka tinggal di wilayah pendudukan lainnya.

BACA JUGA:

Pengungsi Palestina yang jumlahnya lebih dari enam juta tersebar di seluruh dunia, sama sekali tidak diizinkan oleh Israel untuk kembali ke tanah airnya, bahkan untuk berkunjung.

Sebuah pesawat Etihad Airways yang membawa pejabat pemerintah Emirat, dengan para pejabat AS menemani mereka, lepas landas dari ibukota UEA Abu Dhabi pada Selasa pagi, dan mendarat di Bandara Ben Gurion di luar Tel Aviv beberapa jam kemudian.

Netanyahu, dengan mengenakan masker, menyambut delegasi Emirat di bandara dekat Tel Aviv, dan mengatakan kunjungan itu menandai “hari yang mulia untuk perdamaian”.

Kabinet UEA, yang dipimpin oleh Wakil Presiden dan Perdana Menteri Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, telah secara resmi menyetujui kesepakatan normalisasi dengan Israel. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: